Namun, tidak demikian bagi Ratu Sa'bani. Perempuan tangguh ini justru melihatnya sebagai titik balik.
Sebuah peluang untuk memulai perjalanan baru yang ia sukai sejak keci, yakni membuat kue.
Baca Juga: Punya Fitur Canggih, Garmin Seri Forerunner Jadi Primadona Pengunjung LEM
Berbekal naluri wirausaha dan kebiasaan sang ibu yang kerap mengajaknya ke dapur, Ratu membangun Tabetta.
Sebuah merek yang kini dikenal sebagai pelopor brownies dan kopi rumput laut khas Lombok.
Semangat membawanya bereksperimen dengan bahan-bahan lokal yang terjangkau dan mudah didapat.
Baca Juga: 6 Film Indonesia yang Tayang Paruh Pertama Oktober 2025: Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Pemerannya
Matanya tertuju pada rumput laut, bahan yang selama ini lebih dikenal sebagai camilan atau olahan laut.
"Karena saya suka brownies, saya pikir kenapa tidak mencoba brownies rumput laut," ujarnya.
Langkah ini bukan tanpa risiko.
Baca Juga: Deretan Drakor Menarik di Bulan Oktober 2025: Sinopsis, Pemeran, Beserta Jadwal Tayangnya
Selama setahun penuh, ia melakukan berbagai uji coba resep.
Rumput laut terbaik didatangkannya langsung dari Sumbawa.
Hasilnya, sebuah resep otentik lahir dari testimoni teman dan kolega terdekatnya.
Awalnya, Ratu menitipkan brownies rumput laut buatannya di kantin Universitas Mataram (Unram).
Respons yang positif mendorongnya untuk membuka toko oleh-oleh khusus dengan produk unggulan tersebut.
Tak butuh waktu lama, brownies buatannya menjadi buruan wisatawan dan selalu ludes di setiap pameran yang ia ikuti.
Melihat antusiasme pasar yang besar, Ratu terus berinovasi.
Ia kemudian memperkenalkan produk lainnya.
Produk kopi rumput laut yang unik dan membuat banyak orang penasaran.
Baca Juga: Pusat Terapi Autisme ‘Min Yoongi Center’ Suga BTS di RS Severance Resmi Dibuka
"Setelah dijual di toko oleh-oleh, kopi rumput laut selalu laris manis. Ini jadi bukti bahwa pasar kita suka hal baru dan sehat," jelasnya.
Nama Tabetta sendiri memiliki makna mendalam.
Diambil dari bahasa Dompu yang berarti "permisi" atau "silakan" nama ini dipilih karena maknanya yang terbuka, ramah, dan sederhana. "Filosofinya kuat.
Baca Juga: Jelang MotoGP Mandalika 2025, Polda NTB Cek Helikopter Patroli dan Medis untuk Operasi Rinjani
Tabetta adalah ajakan untuk tumbuh bersama," katanya.
Di bawah naungan Tabeta, Ratu mengembangkan berbagai brand, seperti Queen Kopi dan Flozarolla.
Produk lainnya Flozarolla, roti abon kekinian yang diperkenalkan sejak 2018, langsung mencuri perhatian.
Ide ini muncul dari kebiasaannya menikmati abon rumahan.
"Flozarolla jadi pintu masuk anak muda mengenal produk kami. Kami sedang menyiapkan varian baru seperti kopi cream," tambahnya.
Ia juga aktif mendirikan berbagai pelatihan wirausaha untuk generasi muda.
Baca Juga: Unggahan Choi Siwon Picu Tudingan Islamofobia, Netizen Soroti 'Kemunafikan' Duta UNICEF
Dalam program ini, peserta bisa magang langsung, belajar promosi, hingga strategi memulai bisnis dari nol.
"Saya ingin berbagi, agar generasi muda tak hanya bermimpi jadi pengusaha, tapi benar-benar tahu langkahnya," tandasnya.
Editor : Siti Aeny Maryam