Finatra tak hanya fokus pada penyaluran modal, namun juga pembinaan terstruktur hingga penyediaan fasilitas pemasaran gratis.
Microfinanching Head Finatra Yoppi Kristiawan menjelaskan, skema pembinaan yang dijalankan sangat komprehensif.
Hal itu jauh melampaui sekadar penyaluran kredit, tapi juga melakukan pembinaan UMKM.
”Selain produk microfinancing dengan jaminan SHM atau BPKB mobil, kami juga memberikan pembekalan. Yang pertama, manajemen keuangan. Ini penting, karena banyak pelaku UMKM yang masih bingung mengelola keuangan pribadi dan usaha,” jelas Yoppi.
Gebrakan menarik dari Finatra adalah program Pojok Finatra yang memfasilitasi konsumen yang dianggap loyal dan memiliki rekam jejak pembayaran yang baik, dengan menyediakan tempat usaha secara gratis.
”Kita ada di Pasar Masbagik, di Balai Klambi. Salah satu stand di sana kami sewa setahun penuh untuk konsumen loyal kita, dan itu gratis,” tegas Yoppi.
Inisiatif ini bertujuan membantu pengembangan usaha konsumen secara langsung.
Sekaligus memperkuat branding Finatra di tengah komunitas UMKM Lotim.
Selain memfasilitasi konsumen aktif, Finatra juga membangun kemitraan strategis dengan kelompok-kelompok UMKM terstruktur melalui program Komdef.
Jika mengajukan proposal kegiatan, festival atau event besar seperti MotoGP Mandalika, akan didukung penuh.
”Misalnya, dukungan untuk sewa stan atau kebutuhan meja display produk. Ini bukan hanya untuk konsumen aktif, tapi untuk kelompok UMKM yang terstruktur,” jelasnya.
Yoppi menambahkan, strategi ini merupakan inisiatif proaktif yang disebut sebagai jemput bola.
Pihaknya memiliki tim yang menjadi agent of change, mendatangi langsung kelurahan dan kecamatan.
“Mereka memperkenalkan bahwa FIFGROUP sekarang juga hadir di segmen pembiayaan mikro UMKM,”katanya.
Ditambahkannya, saat ini sudah ada delapan kelompok UMKM yang menjalin kerja sama dengan Finatra.
Editor : Kimda Farida