LombokPost - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia mencapai 11.431.655 kunjungan sepanjang Januari hingga September 2025.
Angka ini naik 10,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menandakan sektor pariwisata Indonesia terus menunjukkan tren positif.
Kunjungan wisatawan mancanegara pada September 2025 tercatat sebanyak 1.394.910 kunjungan.
Meski turun 7,33 persen dibandingkan Agustus, angka tersebut tetap meningkat 9,04 persen dibandingkan September tahun lalu.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa Malaysia menjadi negara penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia.
“Kunjungan wisman pada September 2025 paling banyak berasal dari Malaysia, yaitu mencapai 272,4 ribu kunjungan atau 19,5 persen dari total kunjungan,” ujarnya, Selasa (4/11).
Selain Malaysia, wisatawan Australia menyumbang 11,7 persen (163,5 ribu kunjungan) dan Singapura sebesar 8,5 persen (119,2 ribu kunjungan).
Sementara itu, wisatawan asal China tercatat 113,3 ribu kunjungan (8,1 persen), Timor Leste 86,7 ribu (6,2 persen), dan India 55,5 ribu (4 persen).
Kemudian disusul Korea Selatan (41,6 ribu atau 3 persen), Jepang (39,7 ribu atau 2,8 persen), Prancis (39,5 ribu atau 2,8 persen), dan Inggris (35 ribu atau 2,5 persen).
Sisanya berasal dari berbagai negara lain dengan total 428,1 ribu kunjungan atau 30,7 persen.
Secara pintu masuk, Bandara Ngurah Rai Bali menjadi gerbang utama wisatawan mancanegara dengan 634.482 kunjungan.
Disusul Bandara Soekarno-Hatta (244.404 kunjungan), Batam (140.073 kunjungan), Juanda (32.664 kunjungan), dan Kualanamu (29.107 kunjungan).
Kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara ini menunjukkan bahwa pariwisata Indonesia masih menjadi magnet kuat di kawasan Asia Tenggara, terutama dengan dominasi kunjungan dari Malaysia, Australia, dan Singapura.
BPS memproyeksikan tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun, seiring dengan membaiknya akses penerbangan dan meningkatnya agenda internasional di berbagai destinasi unggulan Indonesia seperti Bali, Jakarta, dan Lombok. (***)
Editor : Alfian Yusni