Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kisah Reno Bakery, Supplier Roti Terbesar di Lombok Utara

Geumerie Ayu • Kamis, 6 November 2025 | 19:52 WIB

Nora dan suami saat pembukaan cabang Reno Cafe & Bakery di Teluk Nara, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, beberapa waktu lalu.
Nora dan suami saat pembukaan cabang Reno Cafe & Bakery di Teluk Nara, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, beberapa waktu lalu.
LombokPost - Di balik aroma wangi roti yang selalu fresh dari dapur Reno Bakery, tersimpan kisah inspiratif Nora dan suaminya.

Mereka berhasil membangun salah satu usaha kuliner paling sukses di Lombok Utara.

Berawal dari keterpurukan pascagempa 2018, kini Reno telah menjelma menjadi supplier roti utama bagi restoran dan hotel mewah di Lombok Utara, bahkan hingga kawasan wisata Gili Tramena (Trawangan, Meno, dan Air).

Baca Juga: Intip 3 Drama Korea Terbaru di Netflix yang Tayang November 2025

“Awalnya kami hanya jualan donat seribu, tepatnya setelah gempa tahun 2018,” kenang owner Reno Cafe dan Bakery Nora.

Melalui pembagian peran yang matang, pasangan ini mengelola bisnis layaknya korporasi profesional.

Nora mengambil kendali penuh di bagian manajemen dan accounting. Sementara sang suami yang merupakan Chef Bakery bersertifikat CFCDP fokus di lini produksi.

Kombinasi skill dan keahlian ini terbukti menjadi formula rahasia pertumbuhan pesat Reno Bakery.

Reno Bakery juga dikenal dengan keunggulannya yang tak tertandingi, yakni roti selalu fresh.

“Tidak ada yang disimpan lebih dari satu malam. Roti yang dibuat malam, pagi sudah dikirim dan langsung habis,” beber Nora.

Untuk menjamin keaslian dan konsistensi cita rasa, Reno Bakery bahkan memproduksi raginya sendiri.

Dengan kapasitas produksi yang mencapai 2-3 ton tepung per bulan, Reno Bakery kini mampu membuat hingga 150 kilogram roti per hari.

Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 7.000 per biji untuk varian spesial seperti abon dan double impact.

Selain terkenal dengan rotinya, Reno Bakery kini menjadi tempat nongkrong populer di kawasan Tanjung.

Lokasinya strategis berada di samping Lapangan Tanjung, area yang digadang-gadang akan menjadi Alun-Alun Lombok Utara.

Nora menjelaskan, saat ini Reno Bakery mempekerjakan lima karyawan tetap dan delapan trainee di dapur produksi, ditambah tim khusus di Gili Trawangan.

“Semua menu, mulai dari bakery hingga sajian di cafe diolah dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) ketat demi menjaga konsistensi cita rasa di setiap cabang,” tandasnya.

Editor : Kimda Farida
#Terbesar #bakery #roti #Reno Bakery #Supplier #Lombok Utara