Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dirjen PEN Kemendag RI Tinjau Tiga Eksportir Andalan NTB

Geumerie Ayu • Sabtu, 15 November 2025 | 22:58 WIB

Rombongan Dirjen PEN Kemendag RI saat berkunjung ke pusat budidaya mutiara laut Lombok, Autore Pearl di Malaka, Lombok Utara, Kamis (13/11).
Rombongan Dirjen PEN Kemendag RI saat berkunjung ke pusat budidaya mutiara laut Lombok, Autore Pearl di Malaka, Lombok Utara, Kamis (13/11).
LombokPost - Potensi produk unggulan NTB untuk menembus pasar global mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI Fajarini Punto Dewi menyambangi tiga eksportir NTB.

Dia ditemani Inspektur Jenderal Kemendag Putu Jayan Danu Putra, dan Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Miftah Farid.

Eksportir yang dikunjungi rombongan Kemendag RI ini merupakan eksportir andalan daerah.

Di antaranya, Autore Pearl (mutiara), Ketak Nusantara (kerajinan ketak), dan Mujnah Kemiri Lombok (kemiri).

Kunjungan tersebut untuk melihat langsung proses produksi dan tantangan yang dihadapi.

Dalam kunjungannya, Dirjen PEN Kemendag RI Fajarini Punto Dewi menegaskan komitmen Kementerian Perdagangan mendukung pengembangan produk domestik agar mampu bersaing di pasar internasional.

"Kita berupaya hadir untuk mendukung produk-produk dalam negeri tembus pasar global dan UMKM kita bisa berdaya saing," tegas Fajarini.

Ia menyatakan NTB memiliki potensi luar biasa yang bisa dioptimalkan untuk menembus pasar internasional.

Asalkan didukung oleh strategi yang tepat dan sinergi dari semua pihak.

Keberhasilan ini akan memperkuat posisi NTB sebagai salah satu penopang ekspor nasional.

Sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Selama lawatan, rombongan Kemendag juga menyaksikan langsung kompleksitas proses produksi produk ekspor NTB.

Salah satunya adalah proses budi daya kerang mutiara di Autore Pearl yang membutuhkan waktu panjang.

Bahkan bertahun-tahun, untuk menghasilkan produk mutiara berkualitas tinggi.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN) Disdag NTB Baiq Denny Evita Darmiyana berharap lawatan ini menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh pelaku eksportir di NTB. 

Dengan dukungan penuh dari Kemendag, NTB optimis dapat meningkatkan volume ekspornya.

Menjadikan mutiara, kerajinan ketak, dan kemiri sebagai komoditas andalan Indonesia di kancah global.

"Kami berharap ini menjadi semangat baru bagi pelaku eksportir NTB untuk terus berinovasi serta tetap menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinyuitas produk," pungkasnya.  
 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Dirjen PEN #eksportir #sambangi #NTB #Kemendag RI