Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BI dan Bulog NTB Gelar Lomba Masak Beras SPHP, Finalis Master Chef Indonesia Session 6 Jadi Jurinya

Geumerie Ayu • Senin, 17 November 2025 | 13:37 WIB

BI dan Bulog NTB gelar lomba masak beras SPHP, finalis Master Chef  Indonesia Session 6 jadi jurinya.
BI dan Bulog NTB gelar lomba masak beras SPHP, finalis Master Chef Indonesia Session 6 jadi jurinya.
LombokPost - Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB bersama Perum Bulog NTB menggelar Lomba Masak Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Teras Udayana, Sabtu (15/11).

Bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, lomba ini merupakan langkah strategis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mengedukasi masyarakat terkait kualitas beras SPHP.

Kepala Perwakilan BI NTB Hario K Pamungkas menegaskan, beras merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi utama.

Sehingga ketersediaan, keterjangkauan harga, dan kelancaran distribusi harus selalu dijaga.

"Kami di Bank Indonesia bersama TPID selalu berupaya agar beras ini bisa tersedia pasokannya, kemudian juga terjangkau harganya, dan juga lancar distribusinya," ujar Hario.

Kegiatan lomba masak beras SPHP ini membagi peserta menjadi dua kategori.

Yakni Chef Profesional dan Komunitas Ibu-Ibu.

Untuk jurinya, dihadirkan Ketua ICA NTB Chef Anton dan Finalist Master Chef Indonesia Session 6 Chef Anton.

Mengusung tema "Satu Butir Seribu Rasa", BI dan Bulog NTB berharap kreasi masakan dari beras SPHP ini dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat luas.

Sekaligus memperkuat upaya pengendalian inflasi di NTB.

Dalam kesempatan tersebut, BI NTB juga menyerahkan bantuan bibit mangrove kepada Pokdarwis Bagek Kembar, Lombok Barat.

Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog NTB Mara Kamin Siregar menyampaikan, lomba masak ini bertujuan membuktikan kekayaan cita rasa beras SPHP.

Beras SPHP Bulog menurutnya adalah komitmen pemerintah dalam memastikan ketersediaan beras atau pangan berkualitas baik dengan harga terjangkau.

Regar membeberkan, beras SPHP Bulog merupakan beras termurah yang saat ini tersedia di pasaran. Harga eceran tertinggi Rp 12.500 per kilogram.

Bahkan, bagi yang menjadi mitra Bulog dan membelinya langsung di gudang, harganya hanya Rp 11.000 per kilogram.

Menariknya, beras SPHP yang digunakan merupakan beras lokal hasil kerja sama Bulog dengan petani, gabungan kelompok tani (gapoktan), dan perbankan di wilayah NTB.

“Kami dari Bulog mengucapkan terima kasih kepada Pak Hario beserta jajaran yang telah melaksanakan kegiatan lomba masak beras SPHP ini,” pungkasnya.

 

Editor : Kimda Farida
#Beras sphp #BI #lomba masak #Bulog NTB #Master Chef Indonesia Session 6