Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sekolah Alam Anak Pesisir: Wujud Nyata CSR Pertamina Patra Niaga untuk Pendidikan dan Lingkungan di Lombok

Kimda Farida • Rabu, 19 November 2025 | 17:53 WIB
Pertamina Patra Niaga hadirkan Sekolah Alam Anak Pesisir di Desa Cendi Manik, Lombok Barat.
Pertamina Patra Niaga hadirkan Sekolah Alam Anak Pesisir di Desa Cendi Manik, Lombok Barat.

LombokPost--Tawa riang puluhan anak-anak kembali menggema di bawah rindangnya pohon kelapa di Desa Cendi Manik, Sekotong, Lombok Barat.

Mereka berkumpul di atas tikar, belajar sambil mendengarkan debur ombak pantai.

Inilah suasana harian Sekolah Alam Anak Pesisir, sebuah ruang belajar inovatif yang diwujudkan melalui komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Ampenan.

Program berkelanjutan yang menggandeng komunitas Sanggar Jalan Pulang ini dikembangkan dengan konsep terpadu 3E (Education, Environment, Empowerment).

Tidak hanya berfokus pada pendidikan dasar, program ini juga mengajak anak-anak dan masyarakat setempat untuk terlibat langsung dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi.

Saat ini, Sekolah Alam Anak Pesisir menjadi tempat belajar bagi 48 anak usia TK hingga SMP setiap akhir pekan.

Baca Juga: BKPRMI NTB Galang Aksi Peduli Stunting di Sekotong, Bagikan Bantuan Telur untuk Balita Bermasalah Gizi

Di bawah bimbingan 11 pemuda lokal, mereka tidak hanya diajarkan baca-tulis-hitung, tetapi juga diajak mengenal ekosistem mangrove dan praktik menjaga kebersihan pantai.

“Sebelumnya, anak-anak hanya belajar di musholla pada akhir pekan. Sekarang, mereka punya ruang belajar sendiri yang membuat mereka semangat datang setiap sore untuk membaca dan belajar,” ujar Zahit Idris, Ketua Sanggar Jang Pulang.

Konsep Experiential Learning dan Dukungan untuk SDGs

Aktivitas belajar di sekolah ini menerapkan pendekatan experiential learning, di mana anak-anak diajak langsung berinteraksi dengan alam sekitarnya.

Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB, khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas), tujuan ke-13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan tujuan ke-14 (Ekosistem Laut).

Vrisco Harjanto, Supervisor HSSE & Fleet Safety Pertamina Patra Niaga IT Ampenan, menegaskan komitmen perusahaan dalam menciptakan ruang belajar yang hidup dan kontekstual.

Baca Juga: 3 Situasi Paling Mencekam Kim Yoo Jung di Episode 5 dan 6 Drama Korea ‘Dear X’

“Kami tidak hanya membangun kesadaran, tetapi juga ruang belajar yang menghubungkan anak-anak dengan alamnya, terutama ekosistem mangrove yang sangat vital di kawasan pesisir Sekotong,” jelas Vrisco.

Dampak Berkelanjutan dan Kolaborasi Multi-Pihak

Sejak diresmikan pada 2024, sekolah ini telah berkembang pesat. Tidak hanya mengembangkan kurikulum, tetapi juga membangun jejaring dengan berbagai komunitas, akademisi, dan relawan dari dalam maupun luar negeri.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan alat permainan edukatif Board Game Ekologi “PERTAkid”, hasil kolaborasi Pertamina dan Komunitas Alomain.

Permainan ini mengajarkan konsep lingkungan, mangrove, dan kebencanaan secara interaktif, mendorong diskusi dan kerja sama among anak-anak.

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan dampak jangka panjang.

“Sekolah Alam Anak Pesisir adalah wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan. Kami percaya pendidikan yang terhubung dengan alam akan membentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap masa depan daerahnya,” tegas Ahad.

Baca Juga: OJK Rilis Aturan Baru Rekening Bank: Rekening Aktif, Tidak Aktif, hingga Dormant Wajib Ditandai

Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga tidak sekadar memberikan bantuan fasilitas, tetapi menciptakan ekosistem yang mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir Lombok, memadukan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara harmonis.

Editor : Kimda Farida
#Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Ampenan