LombokPost – Tiga kegiatan workshop vital bagi pengembangan UMKM resmi dibuka secara serentak di UPTD Balai Latihan Koperasi (Balatkop) UKM NTB. Pelatihan yang diikuti oleh pelaku UMKM dari berbagai kabupaten/kota di NTB.
Pelatihan tersebut meliputi workshop packaging makeover angkatan I, workshop videografi dengan smartphone, dan workshop affiliate marketing angkatan I.
Sekretaris DKUKM NTB Muhamad Fauzan menekankan, kegiatan ini adalah langkah nyata membuat UMKM NTB lebih kompetitif di era digital.
Fauzan menggarisbawahi pentingnya brand dan kualitas kemasan sebagai nilai tambah terbesar produk.
“Kami mendorong peserta serius, karena ini peluang besar meningkatkan pendapatan keluarga dan mengembangkan home industry,” tegas Fauzan.
Ia menekankan, home industry harus didorong menjadi sumber ekonomi utama keluarga. Sejalan dengan pentingnya etos kerja dan ketekunan dalam berwirausaha.
Di sektor promosi, dua workshop digital dihadirkan untuk memaksimalkan penetrasi pasar daring.
Mulai dari videografi dengan smartphone. Pelatihan ini dianggap krusial bagi pelaku UMKM untuk menghasilkan konten visual yang menarik.
“Ini mampu meningkatkan daya tarik produk di berbagai platform media sosial,” sambungnya.
Kemudian affiliate marketing. Model pemasaran berbasis kinerja, memungkinkan UMKM memperluas jangkauan brand mereka.
Juga memberikan komisi kepada pihak yang berhasil memasarkan produk.
“Melalui pelatihan-pelatihan ini, kita ingin menghidupkan home industry agar menjadi sumber ekonomi keluarga,” jelasnya.
Kabid Pembinaan UKM Baiq Yanuarlita Lestari menambahkan, DKUKM telah menyediakan fasilitas lengkap untuk mendukung hasil pelatihan ini.
Seluruh fasilitas di PLUT KUMKM NTB bersifat terbuka bagi pelaku UMKM yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan.
“Layanan di PLUT KUMKM mencakup konsultasi bisnis, pengembangan branding, hingga layanan fotografi produk yang bisa dimanfaatkan gratis oleh para pelaku UMKM,” jelas Baiq Yanuarlita.
DKUKM NTB berharap pelatihan ini dapat mencetak generasi pelaku UMKM yang lebih kreatif, kompetitif, dan siap bersaing. Sekaligus memperkuat fondasi ekonomi masyarakat NTB.
Editor : Pujo Nugroho