Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Selatan Cetak Rekor, Tembus 301.000 Orang hingga Oktober 2025

Redaksi Lombok Post • Selasa, 23 Desember 2025 | 23:51 WIB

Astindo ntb jalankan business matching di korea selatan dan tiongkok
Astindo ntb jalankan business matching di korea selatan dan tiongkok
LombokPost --Tren pertumbuhan jumlah wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Korea Selatan menunjukkan peningkatan yang signifikan sepanjang tahun 2025. Hingga periode Oktober, angka kunjungan tercatat telah melampaui total capaian sepanjang tahun sebelumnya dan diprediksi akan mencetak rekor tertinggi dalam sejarah.

Direktur Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta Office, Kim Jisun, mengungkapkan bahwa selama periode Januari hingga Oktober 2025, jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Negeri Ginseng mencapai 301.000 orang. Angka tersebut telah melewati capaian total tahun 2024 yang tercatat sebanyak 300.000 wisatawan.

“Dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 273 ribu wisatawan, terjadi kenaikan sekitar 10 persen,” ujar Kim Jisun, Selasa (23/12/2025).

Capaian ini menempatkan Indonesia di peringkat kedelapan sebagai negara penyumbang wisatawan mancanegara terbesar bagi Korea Selatan. Dengan rata-rata kunjungan mencapai 30.000 orang per bulan, target tahunan yang diproyeksikan sebesar 360.000 wisatawan diyakini dapat terlampaui pada akhir tahun ini.

 

Faktor Konektivitas Udara dan Kemudahan Visa


Peningkatan frekuensi penerbangan internasional menjadi salah satu katalis utama di balik lonjakan angka kunjungan ini. Salah satu perkembangan signifikan tahun ini adalah pembukaan rute penerbangan langsung Denpasar–Cheongju yang dioperasikan oleh maskapai T’way Air.

Selain rute langsung, tersedianya berbagai opsi penerbangan transit dari maskapai internasional lainnya turut mempermudah akses bagi wisatawan.

“Ada banyak konektivitas baru, seiring bertambahnya bandara internasional di berbagai daerah Indonesia,” tutur Kim.

Selain faktor infrastruktur, kebijakan dokumen perjalanan juga memegang peranan penting. Proses pengurusan visa yang dinilai semakin ramah dan efisien bagi pemegang paspor Indonesia menjadi daya tarik tersendiri. Di sisi lain, fenomena Korean Wave (Hallyu) yang tetap kuat di pasar domestik terus memicu antusiasme masyarakat Indonesia untuk mengeksplorasi destinasi wisata di Korea Selatan secara langsung.

Editor : Redaksi Lombok Post
#wisatawan #visa #Korea Selatan