Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bukan Kembang Api! Ternyata Ini Alasan Merumatta Senggigi Full Booking 100 Persen di Malam Tahun Baru 2026!

Nurul Hidayati • Kamis, 1 Januari 2026 | 16:08 WIB
GM Merumatta Senggigi Fahrurrazi menyapa langsung tamu hotel. Bukan Kembang Api! Ternyata Ini Alasan Merumatta Senggigi Full Booking 100 Persen di Malam Tahun Baru 2026! (NURUL/LOMBOK POST)
GM Merumatta Senggigi Fahrurrazi menyapa langsung tamu hotel. Bukan Kembang Api! Ternyata Ini Alasan Merumatta Senggigi Full Booking 100 Persen di Malam Tahun Baru 2026! (NURUL/LOMBOK POST)

LombokPost – Di tengah larangan pesta kembang api dari Polda NTB, Merumatta Senggigi Lombok justru berhasil mencetak prestasi kunjungan tamu menginap dengan okupansi hunian mencapai 100persen pada malam pergantian tahun 2026.

General Manager Merumatta Senggigi Lombok, Fahrurrazi, mengungkapkan bahwa seluruh 167 kamar yang tersedia telah terjual habis.

Ia menegaskan bahwa pihak hotel berkomitmen penuh mengikuti aturan pemerintah meski tetap menjaga kemeriahan suasana dengan kehadiran DJ bagi para tamu.

Meskipun rata-rata okupansi selama periode Nataru berada di angka 85 persen, malam puncak tahun baru menjadi pembuktian bahwa daya tarik Senggigi tetap tak tergoyahkan.

Strategi cerdik mengganti kembang api dengan deretan acara spektakuler seperti penampilan Tami Aulia, stand up comedy, hingga fire dance menjadi magnet utama bagi para tamu.

Mayoritas tamu didominasi oleh wisatawan domestik sebesar 70 persen, terutama dari Jakarta, sementara 30 persen sisanya merupakan turis mancanegara asal Eropa.

Dengan mayoritas tamu berasal dari Jakarta dan turis asal Eropa, Merumatta sukses membuktikan bahwa kreativitas adalah kunci utama pariwisata tetap membara di tahun 2026.

"Kita perbanyak acaranya biar orang tidak merasa kehilangan pesta kembang apinya. Tetap meriah karena ada DJ juga. Kita harus ikuti aturan pemerintah," ujar Fahrurrazi.

Dengan harga mulai dari Rp2.600.000 (termasuk sarapan dan makan malam), para tamu rata-rata menghabiskan waktu menginap selama 3 hari 2 malam untuk menikmati sensasi tahun baru di bibir pantai Senggigi.

Suasana malam pergantian tahun di Merumatta Senggigi Lombok berlangsung sangat meriah dan dipadati ratusan pengunjung yang antusias.

Meski tanpa dentuman kembang api sesuai imbauan Polda NTB, area hotel nampak hidup dengan gelak tawa dan tepuk tangan tamu yang menikmati rangkaian acara dari sore hingga tengah malam.

Ratusan pasang mata tertuju pada panggung utama, menciptakan atmosfer perayaan yang hangat dan akrab di pinggir pantai.

Editor : Kimda Farida
#tamu #Merumatta Senggigi Lombok #Tami Aulia #fire dance #tahun baru