Kolaborasi tersebut untuk mempercepat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Langkah nyata ini dibahas dalam koordinasi intensif Kepala DKUKM NTB Wirawan Ahmad, bersama Area Head Bank Mandiri Mataram, Ferdinand Agung Fandoyo dan jajaran. Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi akselerasi kelembagaan koperasi di NTB.
Bank Mandiri menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh operasional KDKMP.
Sebagai langkah awal, bank milik negara ini bakal mengucurkan fasilitas dana pembinaan kepada 10 KDKMP yang menjadi mockup atau proyek percontohan.
“Program ini adalah bagian dari komitmen Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) untuk mendukung penguatan kelembagaan serta akses pembiayaan koperasi di daerah,” ujar Area Head Bank Mandiri Mataram Ferdinand Agung Fandoyo, Kamis (22/1).
Penetapan 10 koperasi percontohan tersebut tidak dilakukan sembarangan.
DKUKM NTB akan memberikan rekomendasi berdasarkan proses verifikasi ketat yang telah dilakukan sebelumnya. Hal itu guna memastikan program ini tepat sasaran dan berkelanjutan.
Kepala DKUKM NTB Wirawan Ahmad menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan merupakan kunci.
Melalui kolaborasi ini, KDKMP bisa segera beroperasi secara optimal.
Kehadiran KDKMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu menyentuh lapisan masyarakat paling bawah.
“Kami berharap sinergi ini dapat mempercepat operasional dan meningkatkan kinerja KDKMP secara berkelanjutan. Ini adalah langkah konkret menuju visi NTB Makmur Mendunia melalui penguatan ekonomi desa,” jelas Wirawan.
Sebagai tindak lanjut, dua belah pihak akan kembali bertemu untuk membahas draf kerja sama secara lebih mendetail.
Finalisasi dokumen kerja sama ini diharapkan menjadi lampu hijau bagi dimulainya transformasi koperasi modern di desa-desa se-NTB.
Editor : Kimda Farida