LombokPost – PT Pertamina Lubricants (PTPL) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di SMKN 1 Kopang, Lombok Tengah, Senin (26/1).
Kegiatan ini menjadi istimewa karena menghadirkan langsung dua pembalap tim MotoGP VR46, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli, yang disambut antusias oleh ratusan siswa dan guru.
Kehadiran pembalap kelas dunia tersebut menjadi bagian dari rangkaian program CSR PT Pertamina Lubricants yang berfokus pada pembinaan pendidikan vokasi dan penguatan kewirausahaan di tingkat sekolah menengah kejuruan.
Dalam kesempatan tersebut, PTPL mengemas kegiatan CSR dalam bentuk workshop pembinaan kewirausahaan bagi para siswa, khususnya dari jurusan otomotif.
Melalui program ini, SMKN 1 Kopang resmi ditetapkan sebagai sekolah binaan Pertamina Lubricants.
Penetapan tersebut menjadi bentuk komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang otomotif dan kewirausahaan.
Selain workshop, PT Pertamina Lubricants juga memperkenalkan program Enduro Home Service. Program ini merupakan layanan bengkel berbasis kewirausahaan yang dirancang untuk membekali siswa tidak hanya dengan keterampilan teknis perbengkelan, tetapi juga kemampuan manajerial dan pengelolaan usaha.
Para siswa akan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan hingga lulus, bahkan diarahkan agar mampu membuka bengkel mandiri setelah menyelesaikan pendidikan.
Kepala Unit Produksi SMKN 1 Kopang, Masfaul Lailul Bait, menyebutkan bahwa sekolahnya menjadi satu-satunya sekolah di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mendapat kesempatan dikunjungi langsung oleh pembalap MotoGP dalam rangkaian program CSR PT Pertamina Lubricants.
“SMKN 1 Kopang menjadi satu-satunya sekolah di NTB yang mendapatkan kesempatan dikunjungi langsung oleh pembalap MotoGP dalam rangkaian program CSR PT Pertamina Lubricants,” terangnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah menyambut sangat positif program tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Pertamina Lubricants memberikan peluang besar bagi siswa untuk memiliki kesiapan yang lebih matang sebelum terjun ke dunia kerja maupun dunia usaha.
“Kami berharap kerja sama ini dapat membuka wawasan dan motivasi siswa, sehingga setelah lulus mereka tidak hanya siap bekerja di industri otomotif, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri,” ujarnya.
Kegiatan CSR ini sekaligus menegaskan komitmen PT Pertamina Lubricants dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia, khususnya generasi muda di bidang vokasi dan kewirausahaan.
Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan industri, diharapkan lahir lulusan SMK yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Editor : Kimda Farida