Mobil listrik berkapasitas 4-seater produksi SAIC-GM-Wuling ini membuktikan ukuran bukan penghalang menjadi kendaraan paling fungsional di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.
Sejak awal peluncurannya, Wuling Air EV berhasil mengubah stigma mobil listrik yang mahal dan rumit menjadi kendaraan yang mudah dikendarai dan dimiliki.
Berkat dimensi panjang hanya 2.974 mm, mobil ini menjadi raja di jalanan sempit dan area parkir terbatas.
Wuling Air EV bukan sekadar mobil, melainkan solusi gaya hidup masyarakat aktif yang mendambakan efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan.
Kabinnya minimalis namun lega mampu menampung 4 penumpang. Ini menjadikannya kendaraan ideal untuk mengantar anak sekolah, bekerja, hingga belanja ke mall tanpa pusing memikirkan bahan bakar.
Dilansir dari situs resmi Wuling Motors Indonesia, di balik desain eksteriornya yang futuristik, tersemat teknologi Wuling Indonesian Command (WIND).
Ini memungkinkan pengemudi mengoperasikan berbagai fitur hanya melalui perintah suara berbahasa Indonesia.
Untuk urusan performa, Wuling menawarkan dua opsi baterai berbasis teknologi Lithium Ferro-Phosphate (LFP) yang dikenal aman dan tahan lama.
Untuk varian Standard/Lite, baterai 17,3 kWh dengan jarak tempuh hingga 200 km. Sedangkan Pro/Long Range, baterainya 26,7 kWh dengan daya jelajah mencapai 300 km.
Satu keunggulan yang paling dicintai konsumen adalah fitur Easy Home Charging. Pemilik tidak perlu repot mencari SPKLU di setiap perjalanan, daya mobil ini dapat diisi di rumah dengan daya listrik mulai dari 2.200 Watt.
Selain itu, biaya operasionalnya jauh lebih rendah dibandingkan mobil konvensional (BBM). Ini menjadikannya investasi cerdas untuk penggunaan harian.
Baca Juga: Wi Ha Joon vs Kim Jung Hyun, Dua Pesona Kontras di Drakor Siren’s Kiss
Memasuki Februari 2026, Wuling Air EV tetap menawarkan harga yang sangat kompetitif di segmen mobil listrik nasional.
Di antaranya, Air EV Lite (200 km) mulai Rp 214 jutaan, Air EV Standard Range (200 km) Rp 250 jutaan, dan Air EV Pro/Long Range (300 km) hingga Rp 307,5 jutaan.
Editor : Kimda Farida