Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jangan Panic Buying, Stok BBM di NTB Aman

Geumerie Ayu • Senin, 9 Maret 2026 | 10:52 WIB

STOK AMAN: Kendaraan angkut  yang siap melakukan distribusi kebutuhan masyarakat di pangkalan BBM di NTB.
STOK AMAN: Kendaraan angkut yang siap melakukan distribusi kebutuhan masyarakat di pangkalan BBM di NTB.
LombokPost – Gejolak Timur Tengah, dampa perang Iran sejauh ini tak berpengaruh pada ketahanan bahan bakar di wilayah NTB.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memberikan jaminan stok dan distribusi BBM untuk masyarakat tetap dalam kondisi aman dan terkendali.

Kepastian ini menjadi angin segar di saat terjadi peningatan konsumsi BBM saat Ramadan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, ketahanan stok BBM saat ini berada pada level yang sangat mencukupi.

Pertamina telah melakukan antisipasi jauh-jauh hari. Yakni dengan menerapkan skema build up stock atau penebalan cadangan sebelum memasuki Ramadan.

“Rata-rata ketahanan stok BBM di wilayah Jatimbalinus kami pastikan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Ketersediaan ini kami perkuat melalui pasokan rutin dan terjadwal,” jelas Ahad.

Sejauh ini, pendistribusian BBM ke seluruh SPBU dan lembaga penyalur di NTB terpantau berjalan lancar.

Pertamina juga memperketat koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mengantisipasi adanya potensi gangguan distribusi di lapangan.

Sebagai langkah mitigasi risiko, Pertamina mengimplementasikan metode manajemen rantai pasok yang ketat. Yakni RAE (Regular, Alternative, dan Emergency).

Skema ini disiapkan agar operasional pendistribusian energi tetap berjalan stabil dalam kondisi apa pun. Dengan tetap memprioritaskan keselamatan dan keamanan aset.

Tak hanya itu, keseriusan Pertamina dalam mengawal momen mudik tahun ini ditandai dengan dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (Rafi).

“Kami akan memulai Kick Off Satgas Rafi pada 9 Maret mendatang. Tim ini bertugas memastikan infrastruktur, suplai, hingga layanan energi bagi masyarakat benar-benar siap tanpa kendala selama periode lebaran,” terangnya.

Baca Juga: Rekomendasi Film dan Serial Tentang Misteri Pembunuhan Terbaik Netflix

Ahad mengimbau masyarakat NTB tetap tenang dan melakukan pembelian BBM secara wajar sesuai kebutuhan harian.

Tidak perlu ada kekhawatiran berlebih hingga panic buying yang justru dapat memicu kepadatan di area SPBU.

Pertamina juga membuka ruang komunikasi bagi publik. Jika masyarakat menemukan adanya pelanggaran, praktik kecurangan, atau ketidaknyamanan di SPBU maupun pangkalan, warga diminta segera melapor melalui layanan Pertamina Contact Center di nomor 135.

“Kami terus memantau dinamika global, namun prioritas utama kami adalah memastikan energi untuk masyarakat di daerah tidak terganggu,” tandasnya.

Editor : Kimda Farida
#idulfitri #Ramadan 2026 #pertamina #NTB #Jangan Panic Buying #BBM #stok bbm