LombokPost - Raksasa otomotif dunia, BYD, kembali menggoncang industri kendaraan listrik (EV) global. Tepat pada Senin (9/3), BYD resmi memperkenalkan Blade Battery Generasi Kedua dan teknologi FLASH Charging.
Inovasi ini diklaim menjadi jawaban telak atas keluhan klasik pengguna mobil listrik: pengisian daya yang lama dan performa baterai yang loyo di cuaca ekstrem.
Tak tanggung-tanggung, teknologi terbaru ini mencatatkan rekor dunia baru. Bayangkan, mengisi daya dari 10 persen hingga 70 persen kini hanya butuh waktu 5 menit saja!
Setara Isi Bensin, Tahan Suhu Ekstrem
Ketua dan Presiden BYD, Wang Chuanfu, menegaskan bahwa inovasi ini dirancang agar pengalaman mengisi daya mobil listrik bisa menyamai kecepatan mengisi bahan bakar kendaraan konvensional.
Salah satu keunggulan yang bikin geleng-geleng kepala adalah ketangguhannya di cuaca dingin. Pada suhu ekstrem hingga -30°C, durasi pengisian daya hanya berselisih 3 menit dibanding suhu ruang normal. Ini menjadi solusi bagi masyarakat di belahan bumi utara maupun daerah pegunungan yang selama ini mengkhawatirkan range anxiety.
Jarak Tempuh Melampaui 1.000 KM
Melalui penelitian intensif selama enam tahun, BYD berhasil meningkatkan kepadatan energi sebesar 5 persen dibanding generasi pertama. Hasilnya sangat nyata pada model DENZA Z9GT terbaru yang mampu menempuh jarak hingga 1.036 km dalam sekali pengisian penuh.
Meski fokus pada performa, BYD tidak mengesampingkan keamanan. "Keselamatan adalah kemewahan tertinggi," tegas pihak BYD. Baterai ini dilengkapi Full-Spectrum Intelligent Thermal Management System untuk mencegah panas berlebih, melampaui standar keamanan nasional Tiongkok.
Infrastruktur "Zero-Gravity"
Untuk mendukung baterai monster ini, BYD memperkenalkan FLASH Charger dengan output hingga 1.500 kW—salah satu yang tertinggi di dunia. Uniknya, stasiun pengisian ini menggunakan desain T-shaped pulley dengan sensasi "Zero-Gravity".
Pengguna dapat mengangkat konektor dengan sangat ringan ke sisi mana pun kendaraan tanpa perlu repot dengan kabel berat yang kotor karena menyentuh tanah. Hingga akhir 2026, BYD menargetkan pembangunan 20.000 stasiun FLASH Charging di Tiongkok dan akan segera berekspansi secara global, termasuk potensi masuk ke pasar Asia Tenggara.
Mewujudkan Mimpi Hijau
Peluncuran ini menjadi bagian dari visi "Three Green Dreams" yang diusung BYD sejak 2006, yakni ekosistem terintegrasi antara tenaga surya (Solar), penyimpanan energi (Storage), dan pengisian daya (Charging).
Dengan lompatan teknologi ini, BYD kembali memimpin di garis terdepan dalam mempercepat transisi mobilitas global menuju dunia yang lebih cerdas, bersih, dan berkelanjutan.
Editor : Kimda Farida