Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mutiara Ikon Kebanggaan NTB, Bhumi Pearl Jewelry Lombok Gebrak Pasar Asia

Geumerie Ayu • Jumat, 3 April 2026 | 12:20 WIB
SUKSES: Owner Bhumi Pearl Jewelry Oktina Utama Suari menunjukkan kerajinan perhiasan mutiara di Lombok Barat, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POST)
SUKSES: Owner Bhumi Pearl Jewelry Oktina Utama Suari menunjukkan kerajinan perhiasan mutiara di Lombok Barat, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost - Mutiara merupakan salah satu ikon kebanggaan NTB.

Salah satu sosok yang sukses di dunia tersebut adalah Oktina Utama Suari, pemilik galeri Bhumi Pearl Jewelry di Grand Kayangan Sandik, Kabupaten Lombok Barat.

"Mutiara asal Lombok sekarang ini sedang sangat dicari oleh buyer dari Jepang, Korea, dan Cina," ujar Oktina.

Baca Juga: Awal 2025, Mutiara NTB Sumbang Nilai Ekspor Terbesar

Menurutnya, kualitas mutu mutiara Lombok sulit ditandingi. Sehingga pangsa pasarnya terus meluas hingga ke luar negeri.

Perjalanan bisnis Oktina dimulai pada tahun 2015 sebagai reseller.

Berbekal hobi mendesain perhiasan, wanita asal Surabaya yang kini menetap di Lombok ini memberanikan diri membangun brand sendiri pada 2017.

Baca Juga: DPRD Lombok Barat Sidak Perusahaan Budidaya Mutiara Seluas 60 Hektare di Sekotong

Ia tidak hanya menjual mutiara polosan, namun merangkainya menjadi karya seni yang unik.

Oktina mengkombinasikan mutiara dengan batu alam untuk menciptakan model perhiasan yang tidak biasa.

Bahkan, memanfaatkan limbah kulit kerang untuk diukir dan diikat dengan perak, sehingga memiliki nilai jual tinggi.

Baca Juga: Intip Pesona Desa Pesisir Mas Sekotong: Dari Budidaya Mutiara hingga Spot Panjat Tebing Nasional

Dalam proses produksinya, Oktina dibantu oleh perajin ahli emas dan perak. Menariknya, ia juga bersinergi dengan perajin ketak di Lombok Tengah untuk menciptakan kotak perhiasan yang eksklusif. "Jadi bukan sekadar kotak biasa yang dibeli online, tapi sesuatu yang beda dan bersinergi dengan pengrajin lokal," tambahnya.

Titik balik bisnis Oktina terjadi saat ia bergabung dengan Rumah BUMN Lombok Barat yang merupakan mitra binaan PLN UIW NTB. "Saya mendapatkan banyak pelatihan mulai dari branding hingga digital marketing. Ini sangat membantu meningkatkan value produk Bhumi Pearl Jewelry," jelasnya.

Berkat transformasi digital tersebut, pemasarannya kini menjangkau seluruh Indonesia dengan dukungan puluhan reseller. Hasilnya pun fantastis, omzet galerinya kini mampu mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

"Saya berharap pemerintah lebih menggiatkan lagi pameran-pameran nasional maupun ke luar negeri. Lewat pameran, UMKM bisa berkembang pesat dan jauh lebih percaya diri dalam bersaing," harapnya. (fer/r6)

Editor : Redaksi
#NTB #luar negeri #mutiara #galeri #Lombok