LombokPost--Kenaikan harga bahan baku plastik mulai menghantam pelaku usaha di berbagai sektor.
Lonjakan tajam ini tidak hanya meningkatkan biaya produksi, tetapi juga berpotensi mendorong kenaikan harga jual di pasaran.
Sejumlah jenis plastik mengalami kenaikan signifikan dalam waktu singkat.
Plastik jenis PET, misalnya, melonjak drastis dari Rp5 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram. Sementara itu, plastik PE juga ikut meroket dari Rp2 ribu menjadi Rp5 ribu.
Kondisi ini membuat pelaku usaha harus memutar otak agar tetap bertahan.
Di satu sisi, mereka dihadapkan pada biaya produksi yang membengkak. Di sisi lain, menaikkan harga jual berisiko menurunkan daya beli konsumen.
Kenaikan harga bahan baku ini pun mulai menimbulkan efek berantai, terutama pada industri makanan, minuman, hingga sektor kemasan yang sangat bergantung pada plastik.
Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga berbagai produk di pasaran akan ikut merangkak naik.
Konsumen pun berpotensi menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya.
Pelaku usaha kini berharap ada langkah konkret untuk menstabilkan harga bahan baku, agar tekanan tidak semakin membesar dan mengganggu keberlangsungan usaha.
Editor : Kimda Farida