Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pertamina Patra Niaga Ungkap “Urat Nadi” LPG RI, STS Kalbut Jadi Kunci Pasokan Energi Nusantara!

Kimda Farida • Sabtu, 11 April 2026 | 09:44 WIB
Aktivitas bongkar muat LPG di STS Kalbut Situbondo yang menjadi pusat distribusi energi ke seluruh Indonesia.
Aktivitas bongkar muat LPG di STS Kalbut Situbondo yang menjadi pusat distribusi energi ke seluruh Indonesia.

 

LombokPost--Pertamina Patra Niaga kembali menegaskan perannya sebagai penjaga ketahanan energi nasional.

Di balik lancarnya distribusi LPG ke seluruh pelosok negeri, ternyata ada satu titik krusial yang disebut sebagai “urat nadi” energi Indonesia: STS Kalbut.

Fasilitas Ship-to-Ship (STS) Kalbut yang berada di Teluk Kalbut menjadi pusat distribusi utama LPG nasional.

Dari lokasi ini, gas elpiji dipindahkan dari kapal tanker besar ke kapal yang lebih kecil untuk kemudian disalurkan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Bukan fasilitas baru, STS Kalbut sudah beroperasi sejak 1995 dengan area laut mencapai 3,92 km² dan menjadi bagian penting dari Terminal BBM Tanjungwangi.

Perannya kini semakin vital di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat.

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Jadi Panggung Kartini Race, Krida Toyota Agya Perkuat Semangat Perempuan di Dunia Balap

Area Manager Comm, Rel & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa STS Kalbut bukan hanya menopang distribusi di Jawa Timur, tetapi juga menjangkau wilayah luas lainnya.

“Eksistensi STS Kalbut ini merupakan urat nadi energi Indonesia. Dari sini suplai LPG mengalir ke Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan hingga Sulawesi,” ujarnya.

Distribusi LPG dari STS Kalbut menopang sejumlah terminal penting seperti Terminal LPG Surabaya, Tanjungwangi, Manggis, Ampenan, hingga Bima.

Kapal-kapal yang beroperasi pun memiliki kapasitas besar, mulai dari 1.700 hingga 10.000 metrik ton.

Terbaru, pada 8 April 2026, kapal kargo raksasa dengan muatan 44.839 metrik ton telah bersandar di STS Kalbut. Muatan ini langsung didistribusikan ke berbagai daerah strategis:

Langkah ini menjadi bukti nyata kesiapan Pertamina dalam menjaga pasokan energi tetap stabil, terutama di tengah lonjakan kebutuhan LPG di berbagai daerah.

Dengan penguatan infrastruktur, armada distribusi laut dan darat, serta pengawasan ketat hingga tingkat pangkalan, Pertamina Patra Niaga memastikan energi tetap tersedia untuk masyarakat.

Baca Juga: Hari Pertama WFH, Wakil Bupati Lombok Tengah Awasi ASN

Jika selama ini LPG terasa selalu ada, ternyata ada peran besar STS Kalbut yang bekerja tanpa henti di balik layar—menjadi denyut utama energi Indonesia.

Editor : Kimda Farida
#STS Kalbut #LPG Indonesia #suplai energi #pertamina patra niaga #situbondo