Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BULOG NTB Pastikan Distribusi MinyaKita Merata

Geumerie Ayu • Senin, 20 April 2026 | 11:14 WIB
STOK AMAN: MinyaKita yang dijual di salah satu pasar yang ada di Kota Mataram, beberapa waktu lalu. (FERIAL/LOMBOK POST)
STOK AMAN: MinyaKita yang dijual di salah satu pasar yang ada di Kota Mataram, beberapa waktu lalu. (FERIAL/LOMBOK POST)

LombokPost - Di tengah gonjang-ganjing soal minyak goreng, Perum Bulog NTB memastikan stok MinyaKita, minyak goreng bersubsidi tetap aman.

Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog NTB Mara Kamin Siregar mengatakan, hingga 15 April 2026 jumlah MinyaKita yang tersalurkan mencapai 1.674.108 liter.

Distribusi dilakukan secara merata guna mencegah terjadinya kelangkaan.

Baca Juga: Bulog dan Disdag NTB Salurkan Minyakita di Pasar Mandalika, Pastikan Masyarakat Dapat Minyak Goreng Terjangkau

"Kami terus mengoptimalkan jalur distribusi agar merata di seluruh wilayah NTB, baik melalui skema pasar SP2KP maupun jalur distribusi komersial lainnya," ujar Regar, sapaan akrabnya.

Berdasarkan data Bulog NTB, penyaluran terbesar terserap melalui skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SP2KP) serta non SP2KP sebanyak 877.116 liter.

Rinciannya, pasar SP2KP menyerap 582.912 liter, sementara pasar non-SP2KP sebesar 294.204 liter.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga, Bulog NTB Guyur 1,67 Juta Liter Minyak Kita

Skema SP2KP menjadi tulang punggung pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen.

Melalui sistem ini, harga minyak goreng di pasar tradisional tetap stabil. Sehingga daya beli masyarakat lapisan bawah tetap terjaga.

Kantor Wilayah (Kanwil) NTB menjadi kontributor utama penyaluran dengan total distribusi mencapai 657.588 liter.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga, Bulog NTB Guyur 1,67 Juta Liter Minyak Kita

Disusul Kantor Cabang Lombok Timur 103.512 liter, Kantor Cabang Sumbawa 67.428 liter, serta Kantor Cabang Bima 48.588 liter.

Menariknya, seluruh pasar SP2KP yang terdata telah terlayani secara penuh. Tercatat sebanyak 11 pasar dengan total 122 pedagang telah menerima pasokan tanpa ada sisa distribusi. 

Regar memastikan tidak ada kekosongan pasokan di pasar-pasar utama. Bulog berkomitmen untuk melakukan pemantauan dan evaluasi berkala guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi. Terutama menjelang periode lonjakan permintaan masyarakat.

"Kami memastikan tidak ada pasar yang kosong. Semua titik sudah terpenuhi, dan ke depan kami akan terus memperluas jangkauan hingga ke tingkat pengecer terkecil agar masyarakat semakin mudah mendapatkan MinyaKita dengan harga terjangkau," tandasnya. (fer/r6)

Editor : Redaksi
#Permintaan #pasar #bulan #NTB #MinyaKita