Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan 1,75 Ton Pupuk ke Lapas Lobar

Geumerie Ayu • Kamis, 23 April 2026 | 19:22 WIB
SALURKAN BANTUAN: Pihak Pupuk Indonesia menyerahkan simbolis bantuan 1,75 ton pupuk demplot ke Lapas Kelas IIA Lombok Barat (Lobar). (IST/LOMBOK POST)
SALURKAN BANTUAN: Pihak Pupuk Indonesia menyerahkan simbolis bantuan 1,75 ton pupuk demplot ke Lapas Kelas IIA Lombok Barat (Lobar). (IST/LOMBOK POST)

LombokPost - Pupuk Indonesia menyalurkan bantuan pupuk demonstrasi plot (demplot) sebanyak 1,75 ton ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat (Lobar).

Bantuan ini merupakan bentuk sinergi mendukung ketahanan pangan.

Selain itu, bantuan pupuk ini merupakan dukungan untuk menggenjot program pembinaan kemandirian.

Baca Juga: Dari Lombok, Pupuk Indonesia Menguatkan Industri Pupuk untuk Pangan Berdaulat

Sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian modern yang presisi.

Account Executive Penjualan Nusra PT Pupuk Indonesia Nursan Arif mengatakan, dukungan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat.

"Kami berharap bantuan ini meningkatkan produktivitas pertanian di dalam Lapas sekaligus mendukung swasembada pangan nasional," ujarnya.

Baca Juga: Revitalisasi Besar, Pupuk Indonesia Investasi Rp 54 Triliun untuk Pabrik Lebih Efisien

Melalui program pertanian yang terstruktur, Lapas Lobar berupaya mengubah masa pidana menjadi masa produktif.

Warga binaan diajarkan mengelola sumber daya lahan secara profesional.

Keterampilan yang diperoleh selama di dalam Lapas diharapkan menjadi modal warga binaan saat kembali ke masyarakat nanti.

Baca Juga: PT Pupuk Indonesia Klaim Stok Pupuk NTB Aman untuk Dua Bulan Kedepan

Melalui sertifikasi atau keahlian di bidang pertanian presisi, mereka memiliki peluang lebih besar untuk berkontribusi positif bagi ekonomi daerah dan tidak mengulangi tindak pidana di masa depan.

Tak sekadar memberikan bantuan fisik, PT Pupuk Indonesia juga melakukan pengujian unsur hara tanah di area pertanian Lapas.

Langkah teknis ini bertujuan untuk mengukur kadar nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), serta tingkat keasaman (pH) tanah. 

“Dengan data tersebut, warga binaan dapat menerapkan dosis pemupukan yang lebih akurat dan berimbang,” sambungnya.

Bantuan 1,75 ton tersebut terdiri dari berbagai jenis pupuk. 

Di antaranya, Pupuk Urea Nitrea 350 kilogram, Pupuk NPK Phonska Plus (15-15-15) 475 kilogram, Pupuk Phonsgreean 200 kilogram, dan Pupuk NPK Nitrat (16-16-16) 725 kilogram.

Kalapas Kelas IIA Lobar M Fadli memberikan apresiasi terhadap dukungan ini.

"Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menunjang program pembinaan kemandirian. Dengan adanya pengujian tanah, kami semakin optimis hasil pertanian di Lapas akan lebih optimal dan terarah," tegas Fadli. (fer/r6)

Editor : Redaksi
#Pertanian #warga binaan #keterampilan #Lapas #pupuk indonesia