LombokPost - Di tengah kesibukan administrasi dan pemeriksaan kesehatan, Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Lombok tampak memadati stan penukaran mata uang asing.
Uang tunai Riyal menjadi komoditas yang paling dicari sebagai bekal penting selama berada di Arab Saudi.
Layanan penukaran uang ini nyaris tidak pernah sepi.
Baca Juga: Haji 2026 Lebih Murah! Pemerintah Pangkas Syarikah Jadi 2, Biaya Turun 200 Riyal
Sejak pagi hari, para jemaah sudah antre untuk menukarkan Rupiah mereka ke dalam mata uang lokal Saudi.
Penukaran ini bertujuan guna mempermudah transaksi harian setibanya di tanah suci.
Petugas penukaran uang asing Rohani mengatakan, pihaknya menyediakan seluruh denominasi mata uang Riyal secara lengkap.
Baca Juga: DLH Mataram Sayangkan Rumput Median Jalan Rusak Terinjak Pengantar Jemaah Haji
Mulai dari nominal terkecil 5 Riyal hingga nominal terbesar 500 Riyal. Namun, tren di lapangan menunjukkan jamaah lebih cenderung memburu pecahan kecil.
"Kebanyakan jemaah mengambil pecahan kecil karena dinilai lebih praktis dan mudah dipakai untuk keperluan sehari-hari," ujar Rohani, Minggu (26/4).
Pecahan kecil seperti 5, 10, dan 50 Riyal memang sangat efektif digunakan untuk kebutuhan mikro di Tanah Suci.
Baca Juga: Waspadai Modus Tawaran Haji tanpa Antre!
Seperti membeli makanan ringan, membayar transportasi lokal, hingga memberikan sedekah.
Tingginya antusiasme jemaah membuat penyedia jasa penukaran uang harus bersiaga penuh. Layanan ini bahkan sudah dibuka sebelum jemaah memasuki area asrama. Berdasarkan data dari musim haji tahun-tahun sebelumnya, ketersediaan dana yang disiapkan mencapai angka yang cukup fantastis. "Kalau berkaca dari tahun kemarin, kebutuhan bisa mencapai sekitar Rp 1 miliar. Namun, angka ini bersifat fleksibel tergantung jumlah jemaah dan permintaan langsung di lapangan," jelas Rohani.
Jika persediaan di stan asrama mulai menipis, penambahan dana akan segera dikirimkan dari kantor pusat. Pihaknya menjamin seluruh kebutuhan jemaah terpenuhi sebelum mereka terbang ke Jeddah atau Madinah.
Layanan penukaran uang tunai ini telah menjadi agenda rutin tahunan di Embarkasi Lombok. Keberadaannya sangat membantu para jemaah, terutama yang berasal dari pelosok dan tidak sempat melakukan penukaran di bank maupun money changer di tempat asal. (fer/r6)
Editor : Redaksi