LombokPost - Transformasi digital di sektor kuliner memasuki babak baru.
TikTok secara resmi memperkenalkan TikTok GO by Tokopedia, sebuah layanan inovatif yang mengintegrasikan konten video pendek dan LIVE dengan pengalaman makan di tempat (dine-in) secara langsung.
Langkah ini diambil untuk menjawab perubahan perilaku konsumen Indonesia, di mana 65 persen masyarakat kini mengandalkan platform digital sebagai referensi utama sebelum memutuskan tempat makan baru.
Misi Mendukung Kekuatan Ekonomi Nasional
Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menyambut positif kehadiran fitur ini. Menurutnya, inisiatif ini sangat sejalan dengan upaya kementerian dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
"Potensi sektor makanan dan minuman kita sangat besar dengan lebih dari 5 juta unit usaha. Inisiatif seperti TikTok GO membantu mempercepat pertumbuhan bisnis dine-in lokal di era digital," ujar Teuku Riefky dalam acara Partner Summit pertama di Jakarta, Rabu (29/4).
Baca Juga: TikTok Hapus Influencer Israel, Konten Kekerasan Jadi Pemicu
Transformasi Konten Menjadi Kunjungan Nyata
Lead of Key Dine-in Merchant TikTok GO by Tokopedia, William Panjaitan, mengungkapkan adanya lonjakan pencarian layanan lokal hingga lebih dari 60 persen setiap tahunnya.
TikTok kini bukan lagi sekadar sarana hiburan, melainkan "katalog rasa" bagi pengguna.
Baca Juga: Wali Kota New York Resmi Izinkan TikTok Lagi, Ternyata Ini Alasannya!
Inspirasi yang ditemukan di FYP (For Your Page) bisa langsung berlanjut menjadi pengalaman nyata di gerai fisik melalui fitur pencarian, feed lokal, dan konten berbasis lokasi.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman terpadu," jelas William.
Dampak Nyata bagi Merchant dan Kreator
Kehadiran layanan ini terbukti memberikan dampak signifikan. Sepanjang tahun 2025, jumlah pesanan harian merchant dine-in melonjak lebih dari 20 kali lipat.
Sisi Merchant: Brand lokal seperti Roti’O merasakan langsung peningkatkan visibilitas. "Konten digital kini menjadi referensi utama. Layanan ini membantu kami mengubah inspirasi penonton menjadi kunjungan nyata ke gerai," kata Ali Susanto, Direktur Roti’O.
Sisi Kreator: Ekosistem kreator tumbuh 12 kali lipat. Kreator seperti Hafiz (@watchme.eats) merasa lebih berdaya karena kontennya tidak hanya menghibur, tapi memberikan dampak ekonomi nyata bagi UMKM yang direkomendasikannya.
Target Berdayakan Puluhan Ribu Bisnis di 2026
TikTok GO by Tokopedia menargetkan pemberdayaan puluhan ribu bisnis dine-in sepanjang tahun 2026 melalui berbagai insentif, pelatihan digital, dan dukungan promosi. Merchant baru yang bergabung akan mendapatkan subsidi khusus produk serta kolaborasi langsung dengan kreator untuk produksi konten di lokasi.
Guna meningkatkan kepercayaan pengguna, diluncurkan pula program “Buy with Ease, Refund Anytime”. Fitur ini memungkinkan pengembalian dana otomatis untuk voucer yang tidak terpakai tanpa proses persetujuan yang rumit.
"Kami percaya dengan menghubungkan kreator, merchant, dan komunitas, kita dapat menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan di Indonesia," tutup William.
Editor : Redaksi Lombok Post Online