LombokPost – Mengemudi di jalanan sempit atau memarkir kendaraan di ruang terbatas kini bukan lagi kendala besar bagi pemilik kendaraan Mitsubishi.
Melalui fitur keselamatan canggih Multi Around Monitor (MAM), pengemudi diberikan pandangan 360 derajat yang memantau seluruh sisi kendaraan secara real-time.
Fitur ini mengandalkan kombinasi empat kamera yang terletak di bagian depan, belakang, serta samping kiri dan kanan mobil.
Teknologi MAM kini dapat dinikmati pada varian tertinggi keluarga Mitsubishi, mulai dari Xpander, Xpander Cross, Pajero Sport, Xforce, hingga model Destinator.
Cara Operasional dan Panduan Layar
Untuk memaksimalkan fungsinya, pengemudi perlu memahami beberapa cara pengoperasian dasar.
Baca Juga: Mitsubishi L100 EV, Solusi Kendaraan Niaga Minim Emisi
Aktivasi Otomatis: MAM akan aktif secara otomatis saat tuas transmisi dipindahkan ke posisi R (mundur).
Kontrol Manual: Pengemudi dapat mengubah sudut pandang (depan, belakang, samping, atau atas) cukup dengan menekan tombol pada setir.
Batas Kecepatan: Demi keamanan, mode tampak atas akan nonaktif otomatis jika kecepatan melebihi 10 km/jam, dan mode tampak samping nonaktif di atas 30 km/jam.
Baca Juga: Mitsubishi Siap Luncurkan Mobil Hybrid 2026
Penting bagi pengemudi untuk memahami indikator warna pada layar. Garis merah menunjukkan jarak kritis 50 cm dari bumper, garis hijau menandakan lebar mobil, sementara garis oranye memprediksi arah manuver kendaraan. Selain itu, sensor ultrasonik akan memberi peringatan berupa warna berkedip jika mobil terlalu dekat dengan objek lain.
Catatan Penting untuk Pengemudi
Meski sangat membantu, Mitsubishi Indonesia mengingatkan pengguna untuk tidak bergantung sepenuhnya pada MAM. Kepekaan pengemudi tetap menjadi kunci utama dalam berkendara aman. Visual kamera mungkin tidak bekerja optimal jika kaca spion terlipat, pintu bagasi terbuka, atau jika terdapat benda yang menghalangi lensa kamera.
Selain itu, perlu diingat bahwa garis referensi pada layar mungkin sedikit bergeser dari jarak aktual apabila mobil dalam kondisi muatan penuh, karena adanya perubahan ketinggian kendaraan.
Editor : Redaksi Lombok Post Online