Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ada Peluang Hilirisasi Eceng Gondok di Hub Seaplane Batujai

Geumerie Ayu • Selasa, 9 Juni 2026 | 22:05 WIB
PELUANG HILIRISASI: Salah satu petani berada di tengah hamparan eceng gondok yang ada di Bendungan Batujai, Lombok Tengah, belum lama ini. (IVAN/LOMBOK POST)
PELUANG HILIRISASI: Salah satu petani berada di tengah hamparan eceng gondok yang ada di Bendungan Batujai, Lombok Tengah, belum lama ini. (IVAN/LOMBOK POST)

LombokPost – Bendungan Batujai di Kabupaten Lombok Tengah diproyeksikan menjadi hub dan waterbase seaplane (pesawat amfibi).

Proyek strategis ini menarik investasi puluhan miliar Rupiah, sekaligus membuka jalan bagi hilirisasi komoditas lokal berorientasi ekspor.

Pertemuan strategis membahas persoalan ini berlangsung di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB, Senin (8/6).

Baca Juga: Viral! Tonton Drakor Netflix Terbaru 'Teach You a Lesson' Tentang Aksi Heroik Berantas Perundungan di Sekolah

Kepala Disperindag NTB, Lalu Wiranata menerima langsung kunjungan manajemen PT Abadi Mega Angkutan Nusantara (AMAN) dan perusahaan global ODISI Wilderness North Group Company asal Kanada.

Bendungan Batujai dipilih karena letaknya yang sangat strategis untuk menunjang operasional pesawat amfibi.

Proyek ini telah mengantongi kekuatan hukum lewat penandatanganan kerja sama resmi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan dukungan pemerintah pusat.

Baca Juga: Genjot PAD, Satpol PP NTB dan Bapenda Bersinergi Tegakkan Perda Pajak Alat Berat

“Pada fase awal operasional, pihak investor menargetkan pengoperasian dua unit seaplane,” ujar Kepala Disperindag NTB Lalu Wiranata.

Tak main-main, dana segar senilai Rp 450 miliar disiapkan untuk mendanai pembangunan infrastruktur utama. Mulai dari hanggar pesawat, fasilitas pemeliharaan, hingga sarana waterbase pendukung lainnya.

PT AMAN sendiri merupakan perusahaan penerbangan nasional yang beroperasi di bawah bendera AmanAir.

Baca Juga: 3 Alasan Ini Bikin Drakor Netflix Terbaru “Teach You A Lesson” Wajib Ditonton

Mereka disokong keahlian dan pengalaman operasional penerbangan dari Wilderness North Group of Companies, sebuah korporasi aviasi terkemuka yang berbasis di Kanada.

Di samping membahas cetak biru transportasi udara, pertemuan ini menelurkan solusi cerdas terkait isu lingkungan di Lombok Tengah.

Selama ini, ada masalah pertumbuhan masif tanaman eceng gondok di kawasan Bendungan Batujai.

“Ini kerap menjadi momok yang mengganggu estetika dan fungsi teknis bendungan,” katanya.

Baca Juga: Laras, Siswi SMPN 2 Mataram Juara O2SN, Wakili Kota Mataram di Cabang Renang

Disperindag NTB bersama para investor sepakat untuk mengubah tantangan lingkungan tersebut menjadi peluang bisnis internasional.

Langkah hilirisasi pun didorong untuk membangun rantai pasok industri berbasis serat alam eceng gondok.

“Permasalahan lingkungan dapat diubah menjadi peluang ekonomi. Dengan inovasi dan kolaborasi yang tepat, eceng gondok yang selama ini dianggap hama dapat menjadi bahan baku produk unggulan yang memiliki nilai jual tinggi dan berorientasi ekspor,” jelasnya.

Baca Juga: Proyek Fisik Masih Nihil, DPRD NTB Ingatkan Proyek Molor Jangan Terulang Lagi 

Pemerintah daerah mendorong pengolahan tanaman air tersebut menjadi berbagai komoditas kreatif bernilai tambah tinggi.

Di antaranya, bahan baku utama anyaman kerajinan tangan (handicraft), furniture atau perabot rumah tangga estetik.

Produk dekorasi interior (home decor) material industri ramah lingkungan, dan produk serat alami yang diminati pasar Eropa dan Amerika Serikat.

Baca Juga: PMBM MAN 2 Mataram Dibuka, Seleksi Gunakan Nilai Rapor, Ujian Sekolah, dan TKA

Presiden Direktur PT AMAN Michael Nicholas menjelaskan, kehadiran armada seaplane di NTB dirancang untuk memotong waktu tempuh dan mempercepat aksesibilitas menuju berbagai destinasi wisata unggulan yang terisolasi.

Langkah ini diyakini mampu mendongkrak pergerakan wisatawan premium.

“Sekaligus memicu lahirnya episentrum pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat lingkar bendungan,” katanya.

Sinergi proyek penerbangan internasional AmanAir dan pengolahan limbah eceng gondok ini diharapkan mampu melahirkan model pembangunan yang seimbang di NTB.

Baca Juga: Dari Kampus ke Arena Juara, 9 Mahasiswa UBG Tunjukkan Dominasi di Kejuaraan Taekwondo.

PT AMAN dan ODISI Wilderness North Group Company pun menegaskan komitmennya untuk mengawal pemberdayaan ekonomi sirkular ini.

Tujuannya, agar mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal sekaligus menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan.

 

Editor : Akbar Sirinawa
#eceng gondok #ekspor #bendungan batujai #hilirisasi #seaplane