Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Puluhan IKM Olahan Pangan Lombok Timur Dapat Pelatihan  

Geumerie Ayu • Senin, 15 Juni 2026 | 09:49 WIB
ANTUSIAS: Puluhan pelaku IKM olahan pangan Lombok Timur mengikuti pelatihan pengolahan pangan berbasis komoditas lokal, Kamis-Sabtu (11-13/6). (IST/LOMBOK POST)
ANTUSIAS: Puluhan pelaku IKM olahan pangan Lombok Timur mengikuti pelatihan pengolahan pangan berbasis komoditas lokal, Kamis-Sabtu (11-13/6). (IST/LOMBOK POST)

LombokPost – Puluhan pelaku Industri, Kecil, Menengah (IKM) olahan pangan Lombok Timur mengikuti pelatihan pengolahan pangan berbasis komoditas lokal, Kamis-Sabtu (11-13/6).

Menggandeng Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) NTB, kegiatan ini merupakan upaya memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan.

Kepala Disperindag NTB Lalu Wiranata mengatakan, pelatihan intensif ini dirancang khusus untuk mendongkrak kompetensi teknis.

Baca Juga: Suzuki Fronx Sport Produksi Indonesia Meluncur di Malaysia

Juga memacu kreativitas inovasi, serta memberikan nilai tambah pada produk pangan lokal unggulan daerah.

Langkah ini dinilai krusial agar produk rumahan asal Lombok Timur mampu naik kelas dan memiliki daya saing tinggi.

“Antusiasme peserta sangat tinggi,” ujarnya, Sabtu (13/6).

Baca Juga: Bisa Kena Pidana! Bank Indonesia Larang Produsen Bikin Uang Mainan Mirip Rupiah Asli

Dijelaskannya, pada hari kedua, ruang pelatihan disulap menjadi laboratorium produksi makro.

Para peserta yang dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja tampak serius melakukan praktik langsung simulasi pengolahan makanan.

Untuk menjamin mutu produk yang aman dikonsumsi, para pelaku IKM diajarkan menerapkan standar kebersihan (higiene) industri yang ketat.

Baca Juga: Jiwa yang Tertukar, Ini 3 Alasan Wajib Nonton Drakor Reborn Rookie

Seluruh peserta diwajibkan mengenakan masker, celemek, dan sarung tangan medis selama proses produksi menggunakan peralatan modern.

“Peserta bekerja sama dalam tim membuat produk menggunakan peralatan modern,” jelasnya.

Hasil dari praktik pelatihan ini langsung menunjukkan lompatan kreativitas yang luar biasa dari para peserta.

Berbagai bahan baku lokal berhasil disulap menjadi aneka produk olahan pangan baru yang inovatif.

Baca Juga: Dua Santri Luka Bakar di Lombok Tengah Dapat Bantuan Ayam Petelur dari Pemkab

Tidak hanya unggul dari segi rasa, produk hasil kreasi para peserta ini tampil memikat dengan teknik penyajian yang estetis.

Produk juga dikemas secara rapi dan profesional menggunakan kemasan modern yang siap dipasarkan.

Program pemberdayaan SDM ini diharapkan tidak berhenti sekadar memberikan pengetahuan teknis operasional.

Baca Juga: Kangkung Lombok Tidak Hanya Enak, tapi Spesial Cenderung Luar Biasa, Bebas Residu Pestisida, Logam Berat Tidak Terdeteksi

Target jangka panjang dari bimbingan ini, memicu motivasi dan mengubah pola pikir para pelaku usaha.

Mereka harus terus konsisten melakukan diversifikasi produk serta memperbaiki mutu kemasan.

 “Sehingga mereka mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Wiranata.

Baca Juga: MFoS Putaran Kedua 2026: Wadah Pembibitan Pembalap Menuju Pentas Dunia

Melalui kemasan yang higienis, estetis, dan rapi, produk-produk IKM lokal Lombok Timur diharapkan tidak hanya mampu merajai pasar tradisional.

Mereka juga siap menembus pasar modern, pusat oleh-oleh di NTB, hingga memperluas jangkauan pasar yang lebih luas melalui ekosistem digital (e-commerce).

Editor : Akbar Sirinawa
#disperindag ntb #APJI NTB #olahan pangan #pelatihan #ikm