LombokPost – Antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik semakin menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat pada gelaran OTO Show Mobil Listrik BSI hasil kolaborasi Bank Syariah Indonesia (Persero), Tbk (BSI), Pemerintah Provinsi NTB, dan PLN yang sukses digelar di Halaman Kantor Gubernur NTB.
"Saat ini, BSI yang merupakan satu-satunya Bank Syariah BUMN di Indonesia hasil Merger 3 Bank Syariah terbesar di Indonesia pada tahun 2021, yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM), BRI Syariah dan BNI Syariah, selalu mensupport program-program Pemerintah, salah satunya dalam bidang Green Ecosystem," ujar Tito Indratno selaku Area Manager Denpasar Bali Nusra saat membuka acara.
Tito menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi NTB dan PLN yang terus mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di daerah.
Infrastruktur pendukung kendaraan listrik di NTB juga terus berkembang. Termasuk penambahan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik yang semakin memudahkan masyarakat dalam beralih ke energi bersih.
Baca Juga: BSI Gelar OTO Show Mobil Listrik, Gandeng Pemerintah Provinsi NTB dan PLN
Melihat tingginya minat masyarakat, OTO Show Mobil Listrik BSI diharapkan menjadi momentum penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Nusa Tenggara Barat.
Keberhasilan mencatatkan penjualan 26 unit EV Car dalam satu acara menjadi bukti bahwa masyarakat NTB siap menyambut era mobilitas hijau yang lebih hemat, modern, dan berkelanjutan.
Dengan suasana yang meriah, transaksi yang menggembirakan, serta dukungan berbagai pihak, OTO Show Mobil Listrik BSI di Kantor Gubernur NTB berhasil menjadi salah satu agenda otomotif dan edukasi energi bersih yang sukses menarik perhatian masyarakat dan mendorong percepatan transformasi kendaraan listrik di NTB.
Sekda Provinsi NTB Abul Chair memberikan apresiasi kepada BSI atas inisiatifnya mendukung agenda pembangunan berkelanjutan melalui penyelenggaraan pameran kendaraan listrik.
"Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen menjadi salah satu pelopor dalam implementasi penggunaan kendaraan listrik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat," jelasnya.
Baca Juga: BSI Gelar Kemilau Emas Ramadan Fest 2026
Penggunaan kendaraan listrik menurutnya bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi atau tren gaya hidup. Tetapi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan serta mengurangi emisi karbon.
"Pak Gubernur selalu mengingatkan bahwa mobil listrik ini bukan sekadar gaya hidup modern, tetapi bagian dari ikhtiar kita menjaga lingkungan, menjaga kualitas udara, serta mewujudkan pembangunan yang lebih ramah lingkungan," katanya.
la menambahkan, perkembangan teknologi harus disikapi secara bijaksana agar mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat sekaligus tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.
"Kemajuan teknologi ibarat aliran sungai. Kalau kita hanya diam, kita akan hanyut. Kalau kita berdiri saja, kita akan tertinggal. Tetapi jika kita mengikuti sekaligus mengendalikan arahnya, insyaallah kita akan sampai pada tujuan yang baik," ungkapnya
Sejak pagi hingga sore hari, pengunjung memadati area pameran untuk melihat langsung berbagai pilihan kendaraan listrik terbaru berbagai Merek. Acara yang mengusung Tema 'BBM NAIK LAGI? Saatnya Upgrade ke EV #Langkah Emas, miliki kendaraan Impian' berlangsung meriah.
Rangkaian acara mulai dari test drive kendaraan listrik, edukasi teknologi kendaraan ramah lingkungan, hingga konsultasi pembiayaan syariah yang memudahkan masyarakat memiliki mobil listrik impian mereka.
Selain itu, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai Hiburan, promo-promo khusus selama Pameran berlangsung, pembagian Doorprize sembari menikmati aneka jajanan pasar dari UMKM Binaan BSI secara gratis di lokasi acara.
Keberhasilan acara semakin terasa memuaskan, karena selama penyelenggaraan OTO Show, BSI mencatatkan penjualan 26 unit EV Car dan 10 Reguler Car.
Pencapaian tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat NTB terhadap kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi yang hemat, modern, dan ramah lingkungan.
Selain biaya operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak, mobil listrik juga menawarkan biaya perawatan yang lebih efisien, biaya pajak yg rendah, serta mendukung upaya pengurangan emisi karbon.
Editor : Kimda Farida