Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BI NTB Ajak Masyarakat Bijak Atur Keuangan

Geumerie Ayu • Selasa, 23 Juni 2026 | 19:37 WIB
Hario K Pamungkas. (FERIAL/LOMBOK POST)
Hario K Pamungkas. (FERIAL/LOMBOK POST)

LombokPost – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB mengimbau seluruh lapisan masyarakat bijak dalam mengatur keuangan.

Warga NTB diajak untuk lebih disiplin dan bijak dalam merancang pos anggaran rumah tangga. Sebab hal itu berguna untuk menjaga ketahanan finansial keluarga.

Kepala KPwBI NTB Hario K Pamungkas menekankan pentingnya mengerem hasrat konsumtif dan mulai beralih ke pola hidup hemat.

Baca Juga: Koperasi NTB Didorong Adaptif Digitalisasi

Di tengah ketidakpastian pergerakan harga pasar, masyarakat harus secara ketat menyelaraskan pengeluaran harian berdasarkan kebutuhan pokok. Bukan keinginan musiman.

Hario menjelaskan, kunci utama dalam bertahan di tengah fluktuasi ekonomi adalah kemampuan mengendalikan diri dalam berbelanja.

Mengamankan rantai pasokan kebutuhan dapur. Kebutuhan dasar keluarga harus berada di urutan teratas sebelum mengalokasikan dana untuk pos sekunder.

Baca Juga: Sinopsis Film Horor ‘Cerita Lila’, Kisah Tragis Arwah Anak Kembar dan Rahasia Kelam Masa Lalu

“Dalam situasi ekonomi saat ini, pendapatan yang dimiliki perlu disesuaikan dengan kebutuhan yang benar-benar esensial. Dengan begitu, masyarakat dapat tetap memenuhi kebutuhan utama sekaligus memiliki ruang untuk melakukan penghematan,” ujarnya.

Melalui formula keseimbangan antara pendapatan dan belanja ini, daya beli riil masyarakat diharapkan tidak tergerus.

Sekaligus memperkecil risiko jeratan utang konsumtif di tingkat rumah tangga.

Baca Juga: Pesona Kedai Sawah Sembalun, Spot Agrowisata yang Fotogenik di Kaki Rinjani

Di sisi makro, Hario menegaskan Bank Indonesia tidak tinggal diam. Pihaknya berjanji akan mengerahkan seluruh instrumen kebijakan untuk membentengi stabilitas perekonomian regional.

Langkah ini diwujudkan melalui penguatan sinergi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Mereka memastikan pasokan barang pokok tetap lancar dan harganya terjangkau oleh masyarakat pelosok.

Namun, BI tidak hanya bermain di lini bertahan. Strategi menjaga stabilitas ini dirancang beriringan dengan langkah ofensif untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor-sektor produktif.

Baca Juga: Pedas Gurih Ayam Songkem, Pilihan Kuliner Baru di Kota Mataram

Mendorong perekonomian NTB tetap bergerak maju, BI NTB konsisten mengawal empat program strategis di lapangan.

Di antaranya, membantu memetakan klaster pangan dan mempercepat jalur distribusi logistik antardaerah.

Menaikkan kelas pelaku usaha lokal melalui pelatihan komoditas unggulan agar mampu bersaing di pasar nasional.

Baca Juga: Akhenaten, Firaun yang Bertauhid: Malam sebelum Tangisan Pertama (1)

Memperluas ekosistem QRIS hingga ke pasar dan desa wisata untuk transparansi serta efisiensi transaksi keuangan.

Mendukung model bisnis ramah lingkungan yang menjamin pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Editor : Akbar Sirinawa
#hidup hemat #bi ntb #pengeluaran #Keuangan #konsumtif