LombokPost – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Laskar Semut Kota Mataram, menggelar aksi pemeriksaan kesehatan gratis bagi para anggotanya, Jumat (26/6).
Agenda ini didedikasikan penuh sebagai bentuk dukungan moral. Sekaligus implementasi konkret terhadap program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tengah dicanangkan pemerintah pusat.
Lebih dari 30 pedagang kaki lima (PKL) tampak hadir dan antusias mengantre memeriksakan kondisi fisik mereka.
Komunitas Laskar Semut ini memandang penting adanya deteksi dini penyakit. Agar para pelaku UMKM tidak mendadak tumbang di tengah perjuangan mencari nafkah harian.
Ketua APKLI Kota Mataram sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Syahidin menegaskan, inisiatif ini lahir murni dari kesadaran kolektif para pengurus dan anggota. Bukan sekadar menunggu program lungsuran dari pemerintah.
"Semangatnya tetap satu, mendukung penuh agenda pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kami percaya, kemandirian komunitas dalam menjaga kesehatan anggota adalah kontribusi nyata bagi negara dan upaya preventif untuk memastikan para pedagang tetap produktif," terang Syahidin.
Baca Juga: Gerai iBox Apple Premium Partner Hadir di Lombok Epicentrum Mall
Melalui keterlibatan tenaga medis profesional, para pedagang kaki lima ini mendapatkan tiga poin pemeriksaan klinis utama. Di antaranya, Pemeriksaan Tekanan Darah (Tensi), Uji Kadar Gula Darah dan Skrining Kolesterol.
Selain CKG, anggota APKLI juga mendapatkan edukasi mengenai gaya hidup sehat dan manajemen stres di tengah dinamika perdagangan kota.
Pola preventif atau pencegahan ini dinilai sangat efektif meringankan beban jangka panjang pada sistem layanan kesehatan nasional.
Baca Juga: NIB Jadi Pintu UMKM Lotim Naik Kelas
Gerakan mandiri APKLI Kota Mataram ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi unit-unit komunitas sektor informal lainnya di NTB.
Sinergi kebijakan pemerintah pusat dan aksi nyata di tingkat akar rumput diharapkan dapat menciptakan ekosistem pedagang kaki lima yang tangguh, sehat, dan mampu bersaing.
“Aksi ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam membantu meringankan beban layanan kesehatan nasional melalui pendekatan preventif yang dilakukan secara swadaya oleh komunitas,” tandasnya.
Editor : Akbar Sirinawa