LombokPost – Bale KITA bersiap melakukan perluasan jaringan pemasaran dengan membuka gerai di sejumlah lokasi strategis. Salah satunya, di terminal transportasi.
Langkah ekspansif ini dirancang untuk memotong rantai distribusi. Sekaligus mendekatkan produk-produk unggulan NTB ke titik-titik konsumsi tinggi, seperti pusat mobilitas wisatawan.
Kepala Disperindag NTB Lalu Wiranata menjelaskan, konsep hilirisasi pemasaran ini bertujuan untuk membagi peran secara efektif.
Pelaku usaha diminta fokus pada efisiensi dan konsistensi mutu produksi. Aspek pemasaran dan pembukaan akses pasar difasilitasi penuh oleh pemerintah daerah.
Baca Juga: Kepatuhan Pajak Terus Tumbuh Positif
"Bale KITA kita jadikan showroom atau mal UMKM, dan Alhamdulillah sudah berjalan efektif. Ke depan, kita tidak berhenti di sini. Jaringan pemasaran akan kita perluas dengan menghadirkan gerai-gerai UMKM di sejumlah lokasi strategis, termasuk terminal transportasi," jelas Wiranata.
Sebagai wadah utama branding produk daerah, Bale KITA kini telah menampung hampir 300 pelaku UMKM dengan variasi mencapai 1.000 jenis produk terkurasi.
Mulai dari kriya, olahan pangan, hingga oleh-oleh khas NTB.
Memperkuat daya saing produk lokal, seluruh komoditas yang masuk wajib melewati proses standardisasi dan kurasi ketat. Hal itu demi memastikan kualitas, serta menjaga kepercayaan konsumen.
Baca Juga: Dekranasda NTB Dorong Tenun Jadi Industri Kreatif Berdaya Saing
Langkah ini didukung penuh Disperindag NTB melalui fasilitas layanan klinik kemasan gratis.
Di sana, pelaku UMKM diberikan konsultasi desain hingga pembuatan kemasan tanpa dipungut biaya. Peningkatan standar kemasan tersebut disiapkan secara taktis sebagai strategi penetrasi pasar berkelanjutan.
“Sehingga produk UMKM NTB siap bersaing secara visual maupun fungsional di rak-rak ritel modern hingga gerai simpul transportasi,” terangnya.
Penempatan gerai di lokasi strategis dinilai menjadi langkah konkret yang tepat. Hal tersebut menangkap potensi ekonomi dari lalu lintas wisatawan dan pelaku bisnis yang berkunjung ke NTB.
Pihaknya optimis skala bisnis UMKM lokal dapat tumbuh lebih cepat, inklusif, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Lotim Dilengkapi Fasilitas Kesehatan
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan Berita Lombok Post