Tiga Wamen Kunjungi Bendungan Beringin Sila di Utan, Bidik Potensi Pusat Penggerak Ekonomi Baru

Ferial Ayu • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 13:02 WIB
KUNJUNGAN: Tiga Wakil Menteri (Wamen) dan rombongan yang berkunjung ke Bendungan Beringin Sila di Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (25/7)
KUNJUNGAN: Tiga Wakil Menteri (Wamen) dan rombongan yang berkunjung ke Bendungan Beringin Sila di Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (25/7)

LombokPost – Bendungan Beringin Sila di Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, kini tidak hanya difungsikan sebagai penopang irigasi dan ketahanan pangan.

Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) NTB mulai mendorong kawasan infrastruktur strategis ini menjadi pusat penggerak ekonomi baru berbasis ekonomi kreatif dan usaha mikro.

Komitmen tersebut ditegaskan saat Diskop UKM NTB mengawal kunjungan kerja tiga Wakil Menteri (Wamen) Republik Indonesia di Kawasan Bendungan Beringin Sila, Sabtu (25/7).

Tiga pejabat kementerian tersebut meliputi Wamen Ekonomi Kreatif Irene Umar, Wamen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, serta Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan KEK Samota di Sumbawa Sebagai Magnet Investasi Indonesia Timur

Kehadiran Diskop UKM NTB menjadi langkah nyata Pemprov NTB dalam menangkap dukungan pemerintah pusat untuk mengakselerasi pengembangan ekonomi kerakyatan di Pulau Sumbawa.

Kolaborasi antara Diskop UKM NTB dan tiga kementerian diarahkan untuk membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan di kawasan Beringin Sila.

Di antaranya, etalase ekonomi kreatif dengan mendorong pemanfaatan area sekitar bendungan sebagai destinasi wisata dan etalase produk kerajinan serta kuliner lokal Sumbawa.

Pemberdayaan perempuan dan keluarga dengan membuka akses pelatihan usaha dan pendampingan bagi perempuan perdesaan agar terlibat aktif dalam rantai pasok ekonomi kawasan.

Baca Juga: Bale KITA Bersiap Ekspansi Pemasaran Produk UMKM

Penataan kawasan permukiman dengan memastikan integrasi tata ruang permukiman warga yang aman, layak, dan ramah anak di sekitar pusat aktivitas ekonomi baru.

Integrasi antara pembangunan fisik infrastruktur bendungan, penataan pemukiman, serta pemberdayaan UMKM dinilai menjadi formula ampuh untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Diskop UKM NTB Beringin Sila ekonomi baru wamen Bendungan Beringin Sila