LombokPost – Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie melantik kepengurusan baru Kadin NTB, Rabu (29/7).
Faurani kembali terpilih sebagai Ketua Kadin NTB periode 2025-2030.
Momen pelantikan kepengurusan baru ini jadi penegasan komitmen menjadikan teknologi digital dan otomatisasi industri sebagai mesin utama pendorong pertumbuhan investasi dan pemberdayaan UMKM.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengingatkan, Kadin memikul misi besar memayungi dunia usaha.
Baca Juga: Gebrak Pasar Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Charged Ndara Unjuk Performa 11 kW
Lebih dari 90 persen PDB Indonesia digerakkan sektor swasta dan 60 juta UMKM yang kini membutuhkan efisiensi serta permodalan berbasis teknologi.
“Kami bukan lembaga pemerintah, kami lembaga independen swadaya, non-profit, tapi kami berusaha untuk memberikan kontribusi pada perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang hadir dalam kegiatan itu menegaskan, Kadin NTB harus menjadi benteng pertahanan ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan platform teknologi digital.
Agar produk lokal NTB memiliki daya saing yang relevan dan berdampak langsung pada perekonomian.
Baca Juga: Sajang Coffee Promosikan Sembalun Lewat Secangkir Kopi
“Aktivitas teman-teman Kadin itu berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, jadi safeguard,” ujarnya.
Gubernur Iqbal mengajak untuk mencari peluang baru. Dirinya yakin peluang selalu ada namun belum ditemukan.
“Itu karena kita terlalu fokus pada krisisnya bukan fokus pada, pada peluangnya,” tandasnya.
Ketua Kadin NTB Faurani menegaskan komitmen pihaknya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian daerah.
Terutama terhadap pelaku UMKM di tengah ketidakpastian ekonomi global.
"Situasi global memang tidak menentu, tetapi pengusaha harus terus berjuang mencari solusi apa pun kondisinya," ujarnya.
Baca Juga: Flagship Terbaru 5 Smartphone ini Bakal Head to Head di Bulan September 2026
Faurani mengatakan, berbagai aspirasi dan keluhan dari pelaku usaha telah dihimpun sebagai bahan penyusunan program kerja kepengurusan baru.
Selanjutnya, Kadin NTB akan memperkuat koordinasi untuk membangun sinergi yang lebih erat bersama Pemprov NTB.
"Kami ingin kolaborasi ini ke depan semakin baik demi kemajuan dunia usaha di NTB," katanya.
Faurani juga mengungkapkan harapan lahirnya regulasi baru yang akan semakin memperkuat peran Kadin di daerah.
Baca Juga: Rumah Jahit Sofizia Ciptakan Fesyen Ecoprint Mewah
Dia mengatakan, Kadin Indonesia tengah memperjuangkan revisi UU tersebut.
"Kami berharap regulasi itu memberikan banyak manfaat, terutama bagi anggota dan pengusaha di daerah," pungkasnya.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan