LombokPost-Sebanyak 11 asesor Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Muhammadiyah Mataram (LSP UMMAT) melaksanakan Uji Kompetensi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Sulawesi Utara. Kegiatan berlangsung pada 28-29 Juli 2026.
Uji kompetensi digelar secara paralel di dua lokasi. Lokasi pertama berada di Satuan Pendidikan 4 Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Laut, Kabupaten Minahasa Utara.
Lokasi kedua berada di Tindak XII/MDK, Kota Manado. Sertifikasi itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui proses yang profesional, objektif, transparan, dan sesuai standar nasional.
Baca Juga: UMMAT Jadi Tuan Rumah In-Camp 2026, Dampingi Artikel Menuju Jurnal Internasional
Sebanyak 11 asesor yang bertugas terdiri atas Baiq Harly Widayanti, Amin Saleh, Zaenafi Ariani, Asbah, Ridwan, Nurliya Ni’matul Rohmah, Rifaid, Lukman, Fathurrijal, Dedy Iswanto, dan Nurhayati.
Mereka menjalankan asesmen dengan mengacu pada prinsip validitas, reliabilitas, fleksibilitas, keadilan, dan independensi. Proses itu memastikan peserta memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai standar pengelolaan KDKMP.
Direktur LSP UMMAT Junaidin mengapresiasi seluruh asesor yang telah menjalankan tugas dengan dedikasi dan profesionalisme. Ia menilai kolaborasi antarlembaga berperan penting dalam memperkuat ekosistem sertifikasi kompetensi nasional.
“Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh tim asesor LSP UMMAT yang telah sukses melaksanakan uji kompetensi di Sulawesi Utara. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu kunci dalam memperkuat ekosistem sertifikasi kompetensi nasional,” ujarnya.
Baca Juga: Peta Spasial KKN UMMAT Bantu Pemdes Pohgading Timur Susun Pembangunan secara Akurat
Junaidin menegaskan, LSP UMMAT akan terus menghadirkan asesor profesional, berintegritas, dan kompeten. Langkah itu menjadi bagian dari kontribusi UMMAT dalam meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.
“LSP UMMAT akan terus berkomitmen menghadirkan asesor yang profesional, berintegritas, dan berstandar nasional untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tegasnya.
Menurut Junaidin, pelaksanaan uji kompetensi sejalan dengan pembangunan nasional yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas.
“Melalui penguatan sertifikasi kompetensi yang berkualitas, LSP UMMAT siap mendukung berbagai program strategis Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kompetitif, produktif, dan siap menghadapi tantangan global,” ungkap Junaidin.
Ia menambahkan, sinergi perguruan tinggi, lembaga sertifikasi profesi, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan organisasi profesi menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama UMMAT Asbah Ambalawi mengatakan, keterlibatan dosen sebagai asesor merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kontribusi itu terutama berkaitan dengan pengabdian kepada masyarakat.
“Keikutsertaan dosen-dosen UMMAT sebagai asesor kompetensi bukan sekadar menjalankan tugas profesional, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam skala nasional,” ujar Asbah.
Baca Juga: Dua Mahasiswi Kebidanan UMMAT Raih Juara III AIPKEMA 2026
Menurutnya, para asesor berkontribusi langsung meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sertifikasi yang kredibel, objektif, dan berstandar nasional.
Asesor LSP UMMAT juga akan menerima penugasan di berbagai provinsi. Penugasan disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan sertifikasi kompetensi.
“Kami memandang kegiatan ini sebagai bagian dari kiprah nasional UMMAT. Para asesor akan menjalankan penugasan di berbagai wilayah Indonesia sehingga nama UMMAT semakin dikenal sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia nasional,” jelasnya.
Keterlibatan itu membuka peluang bagi UMMAT membangun jejaring dengan kementerian dan lembaga pemerintah. Kerja sama juga dapat dikembangkan bersama perguruan tinggi, dunia usaha, dunia industri, dan organisasi profesi.
Asbah menilai semakin luas keterlibatan dosen dan tenaga profesional, semakin kuat reputasi UMMAT. Kiprah para asesor juga mendukung visi kampus menjadi perguruan tinggi unggul, islami, mandiri, dan berdaya saing global.
Melalui sertifikasi di berbagai wilayah, LSP UMMAT berupaya meningkatkan mutu dan profesionalisme sumber daya manusia. Keberhasilan di Sulawesi Utara diharapkan memperkuat posisi LSP UMMAT sebagai lembaga sertifikasi yang kredibel dan berintegritas.
Editor : Akbar Sirinawa