Beras Premium Bulog Masuk Ritel Modern

Ferial Ayu • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 06:11 WIB
MASUK RITEL: Beras premium Bulog dengan merek Be Food dan Punokawan yang mulai dipasok ke ritel-ritel modern di NTB. (IST/LOMBOK POST)
MASUK RITEL: Beras premium Bulog dengan merek Be Food dan Punokawan yang mulai dipasok ke ritel-ritel modern di NTB. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost – Beras premium Bulog dengan merek Be Food dan Punokawan mulai dipasok ke ritel-ritel yang ada di NTB.

Hal tersebut untuk mempermudah akses masyarakat terhadap beras berkualitas tinggi.

Bulog NTB juga mempercepat distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Ini upaya menggencarkan penetrasi beras premium komersial untuk menjaga stabilitas harga pangan.

Baca Juga: Kemiri NTB Bersiap Ekspor ke Jepang

Pimwil Bulog NTB Mara Kamin Siregar mengatakan, beras premium ini dipasarkan dengan harga sesuai ketentuan pemerintah agar mudah dijangkau masyarakat.

“Ketersediaan stok di seluruh lini distribusi dipastikan aman, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh beras berkualitas di pusat perbelanjaan terdekat,” beber Regar, sapaan akrabnya.

Dijelaskan, beras premium komersial tersebut diproduksi bersama Unit Bisnis Industri (UBI) Bulog.

Tujuannya, untuk menyediakan pilihan beras berkualitas tinggi yang aman, bersih, dan higienis bagi masyarakat.

Baca Juga: Fregat Serbaguna Dinilai Paling Realistis untuk Pertahanan Laut Indonesia

Penyalurannya dilakukan secara luas agar pasokan tetap terjaga di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi NTB.

“Kami memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Stok mencukupi dan distribusi terus berjalan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” jelasnya.

Perluasan jaringan distribusi beras SPHP dan premium ini ditempuh melalui penyebaran pasokan beras secara meluas.

Mulai dari pedagang pasar tradisional, Rumah Pangan Kita (RPK), hingga ritel modern besar seperti Alfamart, Indomaret, dan Superindo.

Baca Juga: Sampah Jadi Sumber Ekonomi, Warga Tanak Beak Dilatih Terapkan 3R

“Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat memperoleh beras dengan mudah,” katanya.

Kepatuhan terhadap HET dan pengendalian inflasi dijaga ketat. Seluruh beras premium komersial tersebut dipasarkan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.

Yakni Rp14.900 per kilogram, demi meredam laju inflasi daerah.

Regar mengimbau masyarakat NTB tidak perlu panik terkait stok maupun lonjakan harga beras di pasaran.

Baca Juga: Pelajar di Bima Dibekali Pencegahan Narkotika dan Pernikahan Dini

Disarankan membeli beras melalui jaringan RPK, ritel modern, maupun pedagang pasar yang menjadi mitra resmi Bulog.

“Ketersediaan stok di seluruh lini distribusi dipastikan aman, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh beras berkualitas. Kami imbau warga membeli sesuai kebutuhan melalui mitra resmi kami,” tandasnya.

 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Be Food Punokawan beras premium Bulog NTB Ritel Modern