ASDP Lembar Hadirkan KMP Port Link, Perkuat Konektivitas Angkutan Barang dan Penumpang NTB-Jawa

Ferial Ayu • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 09:22 WIB
JALUR LOGISTIK BARU: Suasana pelabuhan Lembar, Lombok Barat. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar menghadirkan KMP Port Link untuk memperkuat konektivitas angkut barang dan orang antara Pulau Jawa dan NTB. (IVAN/LOMBOK POST)
JALUR LOGISTIK BARU: Suasana pelabuhan Lembar, Lombok Barat. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar menghadirkan KMP Port Link untuk memperkuat konektivitas angkut barang dan orang antara Pulau Jawa dan NTB. (IVAN/LOMBOK POST)

LombokPost – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar menghadirkan KMP Port Link. 

Keberadaannya untuk memperkuat konektivitas angkutan barang dan penumpang antara Pulau Jawa dan Lombok.

Kapal ini melayani rute Tanjung Wangi, Banyuwangi–Lembar, Lombok Barat, jadi sebuah alternatif di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar Anis Adinizam mengatakan, kehadiran KMP Port Link sejak awal diarahkan untuk membantu mengurai kepadatan arus kendaraan, sekaligus mempercepat distribusi barang dari Jawa menuju NTB maupun sebaliknya.

Baca Juga: Kemendikdasmen Siapkan Anggaran Rp 23 Triliun, Penataan Guru Dimulai 2027

 “Yang utama adalah bagian dari solusi ASDP untuk memecahkan kepadatan dan mempercepat suplai logistik,” ujarnya.

Menurut Anis, jalur Tanjung Wangi–Lembar memiliki posisi strategis. Memberikan pilihan baru bagi angkutan logistik tanpa harus sepenuhnya bergantung pada jalur Ketapang-Gilimanuk.

“Terutama ketika terjadi peningkatan volume kendaraan di lintasan utama,” sambungnya.

Momentum pengoperasian Port Link juga bertepatan dengan meningkatnya aktivitas distribusi sejumlah komoditas dari NTB.

Baca Juga: Delapan Jabatan Eselon II Segera Kosong, Pemprov NTB Kejar Pengisian Lewat Manajemen Talenta

Salah satunya, memasuki masa panen raya bawang di Sumbawa.

“Karena bisa mengangkut logistik sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pengemudi dan pengguna jasa lainnya,” jelasnya.

Tak hanya kendaraan barang, KMP Port Link juga membawa penumpang dengan fasilitas yang disiapkan untuk menunjang kenyamanan perjalanan.

Kehadiran kapal ini juga diproyeksikan mendukung mobilitas menjelang MotoGP 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.

Wisatawan dan penonton dari Pulau Jawa memiliki alternatif perjalanan menuju Lombok melalui rute Tanjung Wangi.

“Mudah-mudahan ini juga menjadi alternatif bagi penikmat balap di Mandalika nanti,” ujar Anis.

Baca Juga: Rekonstruksi Desa Adat Sade, Pemprov NTB Kebut Penyusunan Master Plan

“Lebaran nanti kami memprediksi ini akan menjadi pilihan transportasi alternatif. Harapannya bisa jadi pilihan utama dari orang Lombok yang mau mudik ke Jawa pakai kapal Port Link saja,” sambungnya.

KMP Port Link memiliki panjang sekitar 130 meter dengan tonase sekitar 12 ribu.

Kapal mampu mengangkut lebih dari 500 penumpang. Untuk kendaraan, kapasitasnya mencapai sekitar 300 unit apabila seluruh ruang digunakan kendaraan kecil.

Sementara konfigurasi campuran yang didominasi kendaraan logistik dapat menampung sekitar 81 hingga 90 kendaraan.

Baca Juga: Dubes Tunisia Jajaki Investasi, Gubernur Miq Iqbal Siapkan NTB Capital

Distribusi yang lebih lancar diharapkan turut menjaga ketersediaan pasokan serta mendukung aktivitas ekonomi daerah.

“Serta meminimalisir agar tidak terjadi inflasi, baik di Jawa maupun di Nusa Tenggara,” tandas Anis.

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
penumpang KMP Port Link Angkutan Barang PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) MotoGP Mandalika