LombokPost – Penguatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terus didorong melalui PLUT KUMKM NTB.
Salah satunya, pelatihan branding strategy sebagai bekal pengetahuan digital marketing bisnis.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM (DKUKM) NTB Wirawan mengatakan, pelatihan tersebut diikuti 30 pelaku UMKM binaan.
Peserta mendapat penguatan terkait strategi membangun merek, meningkatkan kualitas promosi, hingga pemanfaatan digital marketing.
Baca Juga: Volkswagen Kenalkan Mission Efficiency, Mobil Listrik Paling Hemat dan Efisien
“Kami berharap, pelatihan tersebut diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.
Wirawan meyakini pelatihan ini akan membuat produk yang semakin dikenal.
Tidak hanya meningkatkan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga memberikan dampak ekonomi lebih luas.
UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Baca Juga: Lexus LX Terbaru Padukan Kemewahan dan Ketangguhan Off-Road
Pertumbuhan usaha dapat membuka lapangan kerja sekaligus menciptakan efek berganda bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, pelatihan tidak cukup berhenti pada penyampaian teori.
Peserta didorong langsung mempraktikkan materi yang diberikan, terutama karena seluruh peserta telah memiliki produk yang dapat dikembangkan.
“Pastikan yang hadir di sini sudah punya produk. Sudah punya produk, tinggal bagaimana kita bermitra untuk meningkatkan kualitas produknya,” katanya.
Wirawan menilai kualitas produk harus berjalan beriringan dengan strategi promosi.
Di era digital, pelaku UKM memiliki peluang memperluas pasar tanpa harus bergantung pada konsumen di daerah.
Baca Juga: XPeng G9L Debut Oktober 2026, SUV Listrik Bongsor Bertenaga 577 Dk
Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu sarana yang dinilai penting.
Pelaku usaha dapat memperkenalkan produk melalui konten kreatif sekaligus menjangkau konsumen secara nasional hingga pasar internasional.
“Kita juga punya media untuk mempraktikkan langsung. Manfaatkan media yang ada agar konten yang dibuat untuk memasarkan produk memiliki jangkauan yang lebih luas,” tegasnya.
Wirawan berharap PLUT KUMKM NTB tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang inovasi bagi pelaku usaha.
Baca Juga: Pakai Bahan Bakar Hidrogen, Toyota Hilux FCEV Siap Melaju di Tahun 2028
Penguatan UKM, menurutnya, menjadi bagian dari transformasi ekonomi NTB yang harus dimulai dari usaha-usaha kecil.
“Memang apa yang kita lakukan hari ini skalanya masih kecil. Tetapi kita percaya dari yang kecil-kecil ini akan terus bergulir dan membawa dampak bagi masyarakat,” tandasnya.
Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post