Danamon Matsuri 2026 Padukan Budaya Jepang dan Bali di Denpasar

Kimda Farida • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 14:36 WIB
Tari Kecak turut memeriahkan rangkaian Danamon Matsuri 2026 yang diselenggarakan di Kantor Cabang Danamon Hayam Wuruk, Denpasar.
Tari Kecak turut memeriahkan rangkaian Danamon Matsuri 2026 yang diselenggarakan di Kantor Cabang Danamon Hayam Wuruk, Denpasar.

 

LombokPost--PT Bank Danamon Indonesia Tbk Regional Bali menggelar Danamon Matsuri 2026 di Kantor Cabang Danamon Hayam Wuruk, Denpasar, Bali, 19-20 September 2026.

Mengusung tema “Bridging Japan and Bali Through Culture, Community & Opportunity”, kegiatan tersebut memadukan budaya Jepang dan Bali melalui pertunjukan seni, aktivitas komunitas, olahraga, serta keterlibatan pelaku UMKM.

Danamon Matsuri 2026 dibuka Regional Corporate Officer Danamon Bali-Nusa Tenggara Agus Indrawan. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat, komunitas, nasabah, dan pelaku usaha untuk bertemu serta membangun koneksi.

“Danamon Matsuri 2026 menjadi sarana bagi Danamon untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempertemukan berbagai komunitas dan pelaku usaha dalam satu wadah kolaboratif,” kata Agus.

Menurut dia, kegiatan tersebut diharapkan dapat menghadirkan pengalaman bagi peserta sekaligus membuka peluang koneksi dan kolaborasi, khususnya bersama nasabah Danamon.

Salah satu kegiatan yang menjadi bagian Danamon Matsuri 2026 adalah Lomba Gebogan. Tradisi khas Bali tersebut menampilkan rangkaian hasil bumi sebagai simbol rasa syukur, kemakmuran, dan keharmonisan.

Baca Juga: Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia, Pembiayaan Otomotif Tumbuh 44 Perse

Peserta menuangkan kreativitas melalui karya gebogan yang sarat nilai budaya. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap tradisi lokal yang masih berkembang di tengah masyarakat Bali.

Danamon juga menghadirkan Tari Kecak sebagai salah satu pertunjukan budaya Bali. Pertunjukan tersebut menampilkan harmonisasi gerak dan lantunan suara yang menjadi ciri khas kesenian tradisional Bali.

Nilai kebersamaan dan kekompakan dalam Tari Kecak dinilai sejalan dengan semangat kolaborasi yang diusung dalam Danamon Matsuri 2026.

“Kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan berbagai komunitas sekaligus mengapresiasi kekayaan budaya lokal. Tari Kecak menjadi simbol semangat kebersamaan dan kolaborasi,” ujar Agus.

Nuansa budaya Jepang dihadirkan melalui pertunjukan Taiko. Hentakan drum tradisional Jepang tersebut memberikan warna tersendiri dalam rangkaian acara sekaligus memperkenalkan salah satu seni tradisional Jepang kepada pengunjung.

Pertunjukan Taiko juga menjadi bagian dari upaya mempertemukan unsur budaya Jepang dan Bali sesuai tema Danamon Matsuri 2026.

Selain kegiatan budaya, Danamon menghadirkan Danamon Fun Run. Kegiatan olahraga tersebut diikuti masyarakat dalam suasana kebersamaan.

Danamon Fun Run tidak hanya menjadi aktivitas untuk mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi ruang interaksi masyarakat dan komunitas.

“Danamon Fun Run menghadirkan aktivitas yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mempererat keterhubungan antaranggota masyarakat,” kata Agus.

Baca Juga: Danamon Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Danamon Matsuri 2026 menjadi bagian dari upaya Danamon memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan yang menggabungkan budaya, komunitas, olahraga, dan peluang kolaborasi.

Melalui kegiatan tersebut, Danamon berharap pertukaran budaya Jepang dan Bali tidak hanya menjadi pertunjukan, tetapi juga membuka ruang interaksi dan kerja sama yang lebih luas di tengah masyarakat.

Editor : Kimda Farida
Sumber : siaran pers
Bank Danamon Danamon Matsuri 2026 Danamon Bali budaya Bali budaya Jepang