Tekan Penggunaan Energi Fosil, PT Semen Indonesia Manfaatkan Limbah Sekam Padi

Redaksi Lombok Post • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 00:06 WIB
Ilustrasi PT Semen Idonesia
Ilustrasi PT Semen Idonesia

LombokPost— PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengintensifkan porsi penggunaan energi terbarukan guna menekan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Salah satu langkah strategis yang dijalankan produsen semen BUMN tersebut adalah memanfaat bahan bakar biomassa berbasis limbah pertanian, seperti sekam padi, dalam proses manufaktur semen.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menjelaskan bahwa meskipun pemanfaatan biomassa belum sepenuhnya dapat menggantikan seluruh porsi bahan bakar fosil, penggunaan energi alternatif ini memberikan efisiensi yang signifikan serta mendukung keberlanjutan lingkungan.

”Acuan kami berada pada aspek ekosistem yang berkelanjutan. Kami mewujudkan program Sustainability Roadmap SIG 2030 yang berperan sebagai panduan strategi dan indikator keberlanjutan untuk mewujudkan industri hijau dan mendukung target emisi nol bersih atau Net Zero Emission,” jelas Indra di Surabaya, Sabtu (26/9/2026).

 

Penggunaan bahan bakar biomassa jenis sekam padi ini juga berdampak positif pada penguatan ekosistem ekonomi sirkular lokal. Fasilitas produksi Pabrik SIG Tuban mencatatkan konsumsi sekam padi mencapai rata-rata 400 ton per hari.

Pasokan limbah pertanian tersebut dihimpun secara konsisten dari jaringan petani serta 10 perusahaan penggilingan padi yang tersebar di wilayah Tuban, Lamongan, Bojonegoro, hingga Rembang.

”Penggunaan biomassa membantu perusahaan memperkuat inisiatif semen hijau yang rendah emisi. Langkah strategis ini menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya petani dan perusahaan penggilingan,” tutur Indra.

 

Manfaat ekonomi dari rantai pasok biomassa ini dirasakan langsung oleh mitra lokal. Salah satu pemasok, PT Pionir Nusantara Sukses, rutin menyuplai sekitar 2.500 hingga 3.000 ton sekam padi setiap bulannya ke Pabrik SIG Tuban.

Limbah penggilingan padi tersebut dikumpulkan dari para pengepul lokal di kawasan Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro, serta sebagian dipasok langsung oleh kelompok tani setempat. Sejak awal 2025 hingga saat ini, akumulasi sekam padi yang telah disalurkan oleh perusahaan tersebut ke Pabrik SIG Tuban tercatat mencapai sekitar 20.000 ton.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Jawa Pos
semen indonesia BUMN