LombokPost – Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya menghadirkan tontonan balap motor kelas dunia.
Perhelatan di Pertamina Mandalika International Circuit ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha transportasi lokal untuk ikut ambil bagian.
Perum DAMRI Cabang Mataram yang ditetapkan sebagai pelaksana layanan angkutan MotoGP menyiapkan 118 unit bus shuttle gratis.
Namun, seluruh kebutuhan armada tidak sepenuhnya dipenuhi dari kendaraan milik DAMRI.
Baca Juga: Marc Marquez Buru Akhir Kesialan di Mandalika, Saatnya Pecahkan Kutukan MotoGP Indonesia
Perusahaan otobus (PO) lokal NTB mendapat kesempatan untuk terlibat dalam mendukung mobilitas penonton 9–11 Oktober 2026 tersebut.
General Manager DAMRI Cabang Mataram Zuryani mengatakan, pihaknya memprioritaskan armada milik PO lokal untuk memenuhi kebutuhan transportasi di kawasan sirkuit.
Langkah tersebut dilakukan agar pelaku transportasi daerah tetap mendapat ruang dalam perhelatan internasional.
“Kita prioritaskan unit PO lokal karena kami mengingat PO lokal tidak bisa mencukupi kebutuhan. Armada yang kurang nantinya didukung dari luar,” ujar Zuryani, Selasa (6/10).
Baca Juga: Jejak Emas Mikel Arteta di Arsenal, Dari Trofi Pertama Hingga Tembus Final Liga Champions
DAMRI sendiri telah melakukan pendataan terhadap bus milik PO lokal yang siap digunakan.
Jika kebutuhan armada masih belum mencukupi, DAMRI akan menambah kendaraan dari cabang di daerah lain.
Dengan pola tersebut, keterlibatan operator lokal tetap menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan transportasi penonton.
Meski mendapat ruang untuk terlibat, PO lokal tetap dituntut memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan untuk gelaran MotoGP.
Aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang menjadi persyaratan utama.
“Kepercayaan dari penyelenggara dan pemerintah daerah harus kami pegang. Karena itu, layanan yang diberikan harus sesuai standar, terutama keselamatan,” katanya.
Baca Juga: 15 Mahasiswa Unram Dapat Beasiswa Rp 111,6 Juta dari Bank NTB Syariah
Secara keseluruhan, DAMRI menyiapkan 118 bus shuttle yang terdiri atas 114 bus medium dan empat bus high deck.
Armada tersebut melayani delapan koridor di dalam kawasan sirkuit secara gratis.
Operasional berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 23.00 Wita selama tiga hari pelaksanaan MotoGP.
Armada juga disiapkan ramah disabilitas sehingga dapat digunakan seluruh penonton.
Baca Juga: Gagal Gaet Gilberto Mora, Liverpool Bajak Target Arsenal di Bursa Transfer
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan