LombokPost – Arus mobilitas dari dan menuju Lombok untuk gelaran MotoGP Mandalika 2026 terus meningkat.
Terkait itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar menyiapkan seluruh armada dan fasilitas penyeberangan lintasan Padangbai-Lembar.
General Manager ASDP Cabang Lembar Anis Adinizam mengatakan, sebanyak 17 kapal saat ini tersedia untuk melayani lintasan tersebut.
Dua kapal merupakan armada ASDP, sedangkan 15 lainnya dioperasikan operator swasta yang tergabung dalam Gapasdap.
Baca Juga: ITDC Perluas Pilihan Akomodasi MotoGP Mandalika 2026
“Kami sudah bersiap dengan fasilitas dermaga dan beberapa kapal untuk menyambut MotoGP,” kata Anis, Rabu (7/10).
Kesiapan juga diperkuat dengan pengerahan sekitar 190 personel di Cabang Lembar dan 101 personel di Padangbai, Bali.
Seluruh personel disiagakan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan meski terjadi peningkatan arus selama ajang balap motor dunia tersebut.
ASDP menyiapkan tiga skema operasional.
Baca Juga: Santunan PLN Sasar Guru Ngaji dan Anak Yatim di Mandalika
Dalam kondisi normal, 13 kapal akan beroperasi dengan 14 trip.
Jika arus meningkat, kapasitas dapat dinaikkan menjadi 14 kapal dengan 16 trip.
Sementara pada kondisi paling padat, seluruh 17 kapal dapat dioptimalkan dengan sekitar 18 trip.
Anis menyebut potensi kepadatan justru lebih besar saat arus kepulangan penonton.
Pergerakan penumpang dari Padangbai akan menjadi salah satu indikator untuk menentukan kebutuhan penambahan armada dan trip di Pelabuhan Lembar.
“Intinya kami menyiapkan semua fasilitas supaya skema itu bisa berjalan. Untuk rincian skema operasional nantinya menjadi kewenangan otoritas pelabuhan,” ujarnya.
Baca Juga: Pertamina Pastikan Energi Berkualitas untuk MotoGP Mandalika 2026, Pasokan NTB Ditambah 30 Persen
Berdasarkan pengalaman dua tahun terakhir, arus penyeberangan justru cenderung turun sekitar 9 persen.
Namun, ASDP tetap menggunakan skenario kenaikan sebagai langkah mitigasi. Tahun ini diproyeksikan terjadi peningkatan sekitar 5 persen.
Pada 2025, total pergerakan penumpang dan kendaraan tercatat sekitar 93 ribu.
Untuk kebutuhan persiapan MotoGP 2026, angka tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 98 ribu.
Baca Juga: Satgas Antidrone Brimob Polda NTB Jaga Langit Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP 2026
Proyeksi itu terdiri atas sekitar 71 ribu penumpang, 18 ribu sepeda motor, 3.000 kendaraan kecil, serta 5.000 bus dan truk.
Selain armada, ASDP memperkuat koordinasi melalui posko bersama yang melibatkan KP3, kepolisian, BMKG, Lanal, dan instansi terkait.
Posko ditempatkan di area depan ruang tunggu Pelabuhan Lembar.
Antisipasi juga menyasar faktor cuaca, sejumlah tenda disiapkan sebagai area teduh bagi pengguna jasa apabila terjadi antrean panjang.
Salah satu area tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 100 kendaraan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan operator kapal di Gapasdap untuk bersiaga dengan skema yang paling maksimal,” tegas Anis.
Baca Juga: Praktisi Sebut Jabatan Musyafirin sebagai Komisaris Independen Bank NTB Sah Secara Hukum dan Etik
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan