Digelar 13-16 Oktober 2026, Rinjani Travel Mart Ke-7 Bidik Transaksi Rp 30 Miliar

Ferial Ayu • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:33 WIB
JUMPA PERS: Ketua ASITA NTB Sellywati (empat kiri) bersama anggotanya usai jumpa pers terkait pelaksanaan Rinjani Travel Mart (RTM) Ke-7, Kamis (8/10). (FERIAL/LOMBOK POST)
JUMPA PERS: Ketua ASITA NTB Sellywati (empat kiri) bersama anggotanya usai jumpa pers terkait pelaksanaan Rinjani Travel Mart (RTM) Ke-7, Kamis (8/10). (FERIAL/LOMBOK POST)

LombokPost - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) NTB menggelar event Rinjani Travel Mart (RTM) ke-7 pada 13-16 Oktober mendatang. Sebanyak 100 buyer ditargetkan ikut dalam event tersebut.

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 merupakan travel agent dari luar negeri. Menariknya, sejumlah buyer mancanegara telah memastikan kedatangan dengan membeli tiket penerbangan sendiri.

Ketua ASITA NTB Sellywati mengatakan, meningkatnya jumlah buyer asing menjadi salah satu alasan optimisme terhadap transaksi RTM tahun ini.

Target transaksi dipatok Rp 20-30 miliar. Jumlah ini naik dari pelaksanaan sebelumnya kisaran Rp 15 miliar.

Baca Juga: Fernandez Pecahkan Rekor Lap Mandalika, Aprilia Langsung Kuasai Tiga Besar Practice MotoGP Indonesia

 “Buyer kami tahun ini lebih bagus dari tahun lalu. Lebih banyak buyer mancanegara,” ujarnya.

Dijelaskannya, buyer domestik akan mengikuti rangkaian kegiatan hingga 15 Oktober. Sedangkan buyer mancanegara diperpanjang hingga 16 Oktober.

Agenda utama berupa pertemuan business to business (B2B) yang mempertemukan buyer dengan seller pariwisata NTB untuk membahas dan menjual paket wisata.

Seller yang terlibat merupakan pelaku usaha pariwisata lokal. Paket yang ditawarkan tidak hanya destinasi di Pulau Lombok, tetapi juga Sumbawa.

Baca Juga: LDK SMAN 3 Mataram Asah Jiwa Kepemimpinan Pengurus OSIS dan MPK

Sejumlah destinasi yang dipromosikan antara lain wisata hiu paus dan Pantai Lakey di Pulau Sumbawa. Setelah agenda B2B, buyer akan diajak melihat langsung destinasi di Lombok Utara.

Buyer domestik dijadwalkan mengunjungi Gili Trawangan. Sedangkan buyer mancanegara melanjutkan perjalanan ke Senaru.

Momentum RTM tahun ini berlangsung setelah gelaran MotoGP Mandalika. Kegiatan tersebut sengaja ditempatkan setelah MotoGP agar promosi pariwisata NTB tidak berhenti pada satu event olahraga.

“Kami berharap pariwisata ini bukan hanya setahun sekali, tetapi berkelanjutan,” katanya.

Asita NTB melihat peluang transaksi RTM tidak sebatas selama kegiatan berlangsung.

Para buyer diharapkan membawa paket wisata NTB ke pasar masing-masing dan mendatangkan wisatawan dalam jangka panjang. 

Baca Juga: Buangan AC Milan Youssouf Fofana Buat Sevilla Jadi Tim Menangan, Manchester United pun Kepincut

 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan
buyer asing wisata transaksi Rinjani Travel Mart Asita NTB