MotoGP Mandalika 2026 Catatkan Ratusan Transaksi QRIS Cross Border

Ferial Ayu • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:28 WIB
PERMUDAH TRANSAKSI: Penonton MotoGP Mandalika yang berbondong-bondong belanja di stan UMKM binaan Bank Indonesia NTB, pekan lalu.( IST/LOMBOK POST)
PERMUDAH TRANSAKSI: Penonton MotoGP Mandalika yang berbondong-bondong belanja di stan UMKM binaan Bank Indonesia NTB, pekan lalu.( IST/LOMBOK POST)

LombokPost – Gelaran MotoGP Mandalika 2026 menjadi momentum memperkenalkan kemudahan transaksi digital Indonesia kepada wisatawan mancanegara.

Bank Indonesia (BI) NTB mencatat sebanyak 200 transaksi menggunakan QRIS Cross Border selama penyelenggaraan ajang tersebut.

Pemanfaatan pembayaran lintas negara ini menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem ekonomi digital di kawasan Sirkuit Mandalika.

Melalui sinergi dengan PT Bank Mandiri (Persero), BI NTB menghadirkan kegiatan QRIS Experience.

Baca Juga: BI NTB Bawa Tiga UMKM Kuliner Lokal Binaan Tembus Pasar Global Lewat ISEF 2026

“Sekaligus layanan pembayaran digital untuk mendukung kebutuhan transaksi pengunjung,” ujar Kepala Perwakilan BI NTB Hario K Pamungkas.

Kehadiran QRIS Cross Border memberikan alternatif pembayaran praktis bagi wisatawan asing. Mereka dapat bertransaksi menggunakan sistem pembayaran dari negara asal yang telah terhubung dengan Indonesia.

“Tanpa harus sepenuhnya bergantung pada uang tunai atau penukaran mata uang,” sambungnya.

Saat ini, konektivitas QRIS Cross Border mencakup Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Baca Juga: Gubernur NTB Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik

Jaringan tersebut membuka peluang bagi wisatawan untuk menikmati transaksi yang lebih mudah selama berkunjung ke Indonesia, termasuk saat menyaksikan MotoGP di Mandalika.

Hario mengatakan, dukungan BI dalam penyelenggaraan MotoGP tidak hanya berfokus pada kelancaran sistem pembayaran selama ajang internasional berlangsung.

Lebih dari itu, berbagai program yang dijalankan diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi secara nyata bagi masyarakat.

“Bagi Bank Indonesia, keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Mandalika tidak hanya diukur dari kelancaran sebuah ajang internasional, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Hario, program BI harus berjalan secara inklusif, terintegrasi dengan prioritas pemerintah, serta diperkuat melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan.

Dengan demikian, momentum MotoGP dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga: Siswa SMP IT NW Otak Kebon Kenali Dunia Jurnalistik di Lombok Post

Ke depan, BI NTB akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, perbankan, industri sistem pembayaran, dan pelaku usaha. Sehingga penggunaan transaksi digital di NTB semakin luas.

Penguatan ekosistem tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan pariwisata. Namun juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan
bi ntb transaksi QRIS Cross Border MotoGP Mandalika 2026 QRIS