LombokPost- Di tengah gempuran kain cetak sintetis dan dinamika ekonomi yang ketat, para perajin Batik Temas di Kota Batu, Jawa Timur, memilih jalan konsisten. Industri kreatif Batik Temas terus berkomitmen merawat tradisi pembuatan batik organik lewat pembentukan ekosistem produksi yang ramah lingkungan.
Dengan mengangkat identitas flora lokal sebagai motif utama, roda produksi Batik Temas kian berputar kencang. Perkembangan pesat usaha Batik Temas ini tidak lepas dari suntikan investasi modal melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) Pertamina senilai Rp 250 juta.
Dukungan PUMK Pertamina yang disalurkan dalam dua termin tersebut menjadi bahan bakar utama bagi pengembang Batik Temas untuk terus bertahan sekaligus berekspansi. Bantuan dari PUMK Pertamina ini terbukti ampuh mengakselerasi daya saing produk di tengah gempuran produk tekstil impor.
Selain mengamankan biaya operasional harian dan memastikan kesejahteraan upah para perajin, suntikan dana dari PUMK Pertamina ini memicu modernisasi proses produksi. Roda usaha Batik Temas kini berjalan jauh lebih efisien, terstruktur, dan tetap berorientasi pada kelestarian lingkungan.
Salah satu pijakan penting dari transformasi hijau di bengkel Batik Temas terlihat dari migrasi bahan bakar operasional. Dukungan PUMK Pertamina mendorong perajin beralih menggunakan Bright Gas untuk proses pelorotan dan pemanasan lilin malam.
Penggunaan LPG non-subsidi Bright Gas dalam ekosistem Batik Temas terbukti mampu memangkas emisi produksi secara signifikan. Langkah konversi energi ini juga sukses menjaga konsistensi kestabilan suhu sehingga kualitas warna alami pada helai kain Batik Temas tetap terjaga sempurna.
Sinergi antara pemodalan terarah lewat PUMK Pertamina, konversi energi bersih, dan ketekunan para perajin lokal berhasil membangun ekosistem ekonomi yang tangguh. Keberhasilan Batik Temas menjadi bukti nyata bagaimana pendanaan UMKM mampu mendongkrak kelas produk lokal.
Kini karya Batik Temas khas Kota Batu tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga sukses merambah pasar internasional. Sentuhan modal PUMK Pertamina dan efisiensi produksi terbukti membawa Batik Temas menembus pasar global dengan nilai jual yang sangat tinggi.
Editor : Prihadi Zoldic