Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kiat Sukses ala Ridwanto, Direktur Longtun Waterpark di Kopang, Loteng

Rury Anjas Andita • Kamis, 18 Maret 2021 | 17:00 WIB
KELUARGA BESAR PELTI LOTIM: Pengurus dan atlet PELTI Lotim berpoto bersama di lapangan tenis GOR Lotim di Selong, belum lama ini.
KELUARGA BESAR PELTI LOTIM: Pengurus dan atlet PELTI Lotim berpoto bersama di lapangan tenis GOR Lotim di Selong, belum lama ini.
Di Longtun Waterpark di Desa Kopang Rembiga banyak sekali sosok inspiratif yang bisa ditiru untuk bisa sukses. Salah satunya adalah Ridwanto, Direktur Longtun Waterpark.

-----

Perjalanan hidupnya sama seperti owner Longtun Waterpark H Husni Husain. Dimulai dari bawah dulu, dari sakit dan pahit dulu. Kendati demikian, pria kelahiran 7 Juli 1961 itu, pernah menjabat sebagai manager di sejumlah hotel berbintang di Kota Mataram dan Senggigi, Lombok Barat.

Namanya tidak asing lagi di dunia pariwisata NTB. Itu karena dia sudah 30 tahun bergelut di dunia pariwisata. Bagi Iwan -panggilan akrabnya-, membangun dan mengembangkan pariwisata itu tidak ada kata libur, tidak ada kata berhenti dan tidak ada kata pensiun.

Selama masih sehat, kuat dan mampu bekerja, maka harus tetap berkarya nyata. Seperti itulah, bapak dua orang anak tersebut menjalani perjalanan hidupnya. Kendati sudah pensiun dari dunia perhotelan dan restoran tahun 2019 lalu. Namun, dia terpanggil untuk membesarkan pariwisata daerah.

Terutama nama Longtun Waterpark yang berdiri di Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah. Dari tangannya itulah, Longtun Waterpark mulai kenal luas di seluruh kabupaten/kota di NTB, bahkan Indonesia. Iwan sudah membayangkan, jika seandainya Covid-19 tidak ada, maka dipastikan Longtun Waterpark akan mendunia.

Siap menjadi salah satu sarana dan prasarana pendukung MotoGP di Loteng. Bahkan event-event nasional dan dunia. Sederetan artis papan atas dan juru masak andal Indonesia akan diundang setiap tahunnya. Bahkan setiap bulan. Sayangnya, bencana non alam Covid-19 menerjang.

Sehingga cita-cita itu ditunda dulu. Cepat atau lambat, akan direalisasikan lewat tangan terampilnya. “Kata kuncinya, mari kita bersama-sama patuh terhadap protokol kesehatan dan siap divaksin,” seru Iwan pada Lombok Post.

Bagi Iwan, itu adalah cerita nikmatnya. Sedangkan cerita pahitnya menjadi penyemangat dalam bekerja. Baik untuk dirinya sendiri, maupun orang lain. Karena sebelum menjadi pimpinan di sejumlah hotel berbintang, Iwan hanyalah seorang petugas pengantar barang tamu hotel.

Begitu tamu hotel check in, dia lah yang membawa barang tamu hingga menuju kamar. Pekerjaan itu ditekuninya sejak tahun 1989 atau sejak diterima sebagai pegawai hotel. “Sebelum bekerja di hotel, saya pernah menjadi sales,” ujarnya.

Pekerjaan itu ditekuninya, begitu menyelesaikan kuliah di salah satu perguruan tinggi di Surabaya, Jawa Timur tahun 1987. Iwan menekankan, apa yang diceritakan itu semata-mata sebagai sumber inspirasi. Bahwa, kalau mau sukses jangan pernah mengeluh, jangan malu, jangan gengsi dan tetap semangat bekerja. (dedi/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#tips sukses #Longtun Waterpark