Selain pantai, Lombok Timur (Lotim) juga memiliki sejumlah destinasi wisata air terjun yang tidak kalah bagus. Bahkan sejumlah air terjun di Lotim masih alami dan belum banyak dikenal masyarakat. Salah satunya Air Terjun Perawan di Desa Aik Dewa, Kecamatan Pringgasela.
-----
Di Lotim, Aik Dewa merupakan desa yang memiliki sejumlah destinasi wisata.
Dari wisata alam hingga kolam renang. Air Terjun Perawan masuk sebagai salah satu destinasinya.
Nama perawan yang disematkan di air terjun ini, disebabkan kondisi air terjun yang masih alami. Belum banyak dikenal wisatawan.
Untuk bisa sampai ke lokasi air terjun ini membutuhkan keberanian dan ekstra hati-hati. Sebab lokasi medan yang cukup ekstrem.
Pengunjung harus melewati tebing setinggi kurang lebih 8 meter. Namun ada juga jalur alternatif lain dengan menyusuri sungai.
Sayangnya air terjun yang sangat indah itu belum didukung infrastruktur memadai, sehingga jarang dikunjungi wisatawan.
Padahal air terjun ini memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan.
”Tempatnya memang sangat bagus. Tapi belum dikelola dengan baik saja. Apalagi jalannya juga sangat ekstrem makanya jarang dikunjungi oleh wisatawan,” terang Deni Zarwandi, salah seorang warga Desa Aik Dewa, Kecamatan Pringgasela, Lotim, Selasa (5/12).
Air terjun Perawan ini memiliki ketinggian kurang lebih sekitar 15 meter.
Keindahan air terjun ini tidak kalah jauh dengan air terjun Sarang Walet yang ada di Kembang Kuning. Jika dilihat sepintas keduanya sangat mirip.
Menurutnya, Air Terjun Perawan ini memiliki keindahan tersendiri dibandingkan air terjun lainnya di Lotim. Air terjun ini memiliki tirai yang terbuat secara alami dari akar-akar pohon dan rerumputan yang terurai dari atas air terjun.
Hal itu semakin mempercantik penampilan Air Terjun Perawan.
Selain keluar dari air terjun langsung, air juga keluar dari tebing dan akar-akar rerumputan.
Sepintas mirip seperti air hujan. Suasana di tempat itu menurutnya sangat bagus dan adem, sehingga sangat cocok untuk dijadikan tempat wisata bersama keluarga.
Selain kurangnya infrastruktur jalan yang memadai, keindahan air terjun yang sangat indah itu juga tertutupi tumpukan sampah di lokasi.
Sampah berasal dari alam langsung maupun sampah plastik rumah tangga.
”Mungkin ke depan dapat dikelola lebih baik lagi agar bisa menjadi wisata andalan Desa Aik Dewa,” pungkasnya.
Ia meyakini jika wisata itu bisa dikelola dengan baik, maka pengunjung akan ramai setiap Minggu.
Mengingat wisata ini sangat indah ditambah lagi dengan hamparan sawah milik petani di sepanjang jalan menuju lokasi menjadi nilai tambah bagi wisata ini. (cr-par/r11)
Editor : Marthadi