LALU MOHAMMAD ZAENUDIN, Mataram
SATU lagi mata air yang memancar jernih di Kelurahan Dasan Cermen. Namanya pun ada kata “Taker” yakni Taker Direk.
Mata air ini terletak di samping kantor kelurahan Dasan Cermen. Terdapat plank nama sebagai penanda dan isyarat lokasi itu dilindungi.
Berbeda dengan mata air di pura Direk, mata air ini terlihat lebih termanfaatkan. Warga membuatkan bilik bangunan permanen sehingga bisa ditempati untuk mandi dan mencuci.
Bahkan, dibangunkan sebuah Langgar kecil di sebelahnya sehingga masyarakat dapat beribadah langsung di sana. “Dulu ada CSR dari sebuah perusahaan motor yang membantu untuk membangun tempat ini sehingga lebih permenen,” tutur tokoh pemuda setempat Muhammad Al Hariri, kemarin (7/10).
Mata air ini masih pada fungsinya hingga saat ini sebagai lokasi mandi dan cuci warga. Keberadaannya bahkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk air bersih ketika musim kemarau tiba seperti saat ini.
Begitu juga saat jaringan air bersih dari PDAM bermasalah. “Tidak pernah kering, selalu memancar deras dan memenuhi kebutuhan air bersih warga,” terangnya.
Tapi ingat, hanya perempuan yang boleh masuk ke dalamnya. Sedangkan para lelaki, seperti cerita di bagian pertama tulisan ini, lokasinya di mata air yang di dekat pura.
Warga sangat akrab dengan dengan mata air Taker Direk. Airnya yang segar dengan cepat membuat siapa saja rindu membasih diri di sana.
Berbeda dengan mata air di pura yang sangat kental dengan nuansa mistis karena konon keberadaan sidat putih yang menjadi penghuninya, mata air Taker Direk saban hari dikunjungi warga sekitar yang hendak membersihkan diri. “Jadi mata air yang di sini tetap termanfaatkan dengan baik,” ucapnya.
Fungsinya pun tidak berubah. Sebagai lokasi mandi dan keperluan bersih-bersih kaum hawa.
“Di sini tempat untuk perempuan sedangkan yang di sana (pura), tempat bagi para lelaki,” jelasnya.
Keberadaan mata air itu mengarah ke vital. Bila melihat tak putus-putusnya warga bergantian mengunjunginya.
Hariri mengungkapkan, warga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat membantu merenovasi tempat tersebut menjadi lebih nyaman dan luas lagi. “Harapan itu yang sedang kami ikhtiarkan agar lokasi mata air ini bisa ditata lebih baik lagi,” ucap pria yang juga Anggota DPRD Kota Mataram ini.
Jika tidak ada aral melintang, tahun ini atau awal tahun depan, bangunan bilik mata air akan ditinggikan lagi. “Supaya di dalamnya lebih lega,” terangnya.
Begitu pula dengan penataan Langgar dan ide membuat teras memanjang di sisinya lagi. “Kita akan buatkan teras memanjang, sehingga warga dapat memanfaatkannya untuk beristirahat melepas lelah di sana,” terangnya.
Gagasan ini sudah sejak lama dicita-citakan warga. Mata air Taker Direk manfaatnya sangat nyata sehingga warga ingin tempat itu bisa ditata lebih baik lagi.
Dan ide ini akhirnya bisa segera diwujudkan. “Kami ingin mata air ini menjadi salah satu fasilitas unggulan yang ada di kelurahan ini,” pungkas politisi PPP ini. (*/r3)
Editor : Redaksi Lombok Post