Bagi warga Lombok Barat (Lobar), Pantai Cemara tentu sudah tidak asing lagi.
Pantai yang berada di Desa Lembar Selatan ini menjadi salah satu tempat favorit warga untuk berwisata.
Tak hanya itu, pantai ini juga banyak dikunjungi warga saat menjelang berbuka puasa.
-------------------
Angin sepoi-sepoi berhembus.
Barisan pohon cemara berhadapan langsung dengan pantai yang ada di depannya.
Dari pinggir pantai, pemandangan kapal ferry arah Pelabuhan Lembar menuju Padangbai atau sebaliknya seliweran.
Deretan perahu nelayan juga mengapung tak jauh dari lokasi pantai.
Suasana Pantai Cemara jelang waktu berbuka, Selasa (4/3) sore terasa lebih tenang.
Tak seperti hari-hari di luar bulan puasa. Tak banyak orang yang datang ke tempat wisata ini.
Hanya bebeberapa remaja dan para nelayan yang baru pulang melaut berada di pesisir pantai.
Nurika Wanda bersama Silatul Hasanah, dua gadis remaja asik bercengkerama di Pantai Cemara.
Sesekali, wajah mereka tertegun memandangi matahari yang perlahan terbenam.
Raut wajah dua remaja asal Dusun Puyahan, Desa Lembar Selatan ini begitu ceria menyaksikan pemandangan di depannya.
“Senang ke sini sambil ngabuburit lihat pemandangan pantai. Tidak jauh juga dari rumah,” ucap Nurika kepada Lombok Post.
Dua gadis remaja ini mengaku datang menggunakan sepeda motor. Hanya sekitar 15 menit dari rumah mereka.
Nurika mengaku memilih ke Pantai Cemara untuk ngabuburit karena waktu terasa cepat berlalu di sini.
Rasa lapar yang biasanya terasa berat jelang waktu berbuka ajaibnya hilang seketika di pantai ini.
Tak heran, Nurika dan warga lain memilih datang ke tempat ini menunggu waktu berbuka tiba.
Silatul, rekannya hanya bisa mengamini. Dia malu-malu tak banyak bicara. Hanya tersenyum.
“Ya, saya juga senang datang ke sini,” ucapnya sambil tersenyum malu menutup wajahnya.
Kedua remaja ini menuturkan jika selama Ramadan, Pantai Cemara memang tak seramai biasanya.
Terlebih, sejumlah pedagang yang biasa berjualan di pantai ini juga tutup.
Di hari biasa, pesisir pantai bakal dipenuhi bean bag dari warung kuliner yang berjualan di pantai ini.
Namun sebagian besar dari mereka memilih tutup sejak awal Ramadan.
“Mungkin karena banyak orang memilih buka puasa bersama keluarga di rumah,” cetus Nurika.
Namun demikian, pengunjung yang ingin menikmati hidangan seafood untuk berbuka di Pantai Cemara masih bisa memesan untuk di bawa pulang.
Beberapa pedagang masih standby di warung milik mereka.
Menunggu ada pembeli makanan yang datang untuk dibawa pulang.
Nurul Hidayah, salah satu pemilik Warung Akila misalnya.
Dia bersama suami dan anaknya standby berada di Pantai Cemara meski sedang bulan puasa.
Mereka lebih memilih buka bersama di warung daripada di rumah.
Alasannya, ada beberapa pengunjung yang datang ke pantai ini memesan ikan bakar atau menu lainnya.
“Kalau mau beli ikan bakar untuk buka puasa tetap bisa kami layani. Banyak ikan segar, asal pesannya lebih awal, jangan mendadak jelang berbuka,” terang Nurul.
Ikan bakar yang dijual pedagang dijamin segar. Ikan di sini merupakan hasil tangkapan langsung dari para nelayan yang ada di wilayah Dusun Cemara, Desa Lembar Selatan.
Jenis ikan mulai dari kakap, kerapu, bawal, hingga yang lainnya semua tersedia.
Nurul menyarankan pengunjung bisa memesannya paling lambat pukul 05.00 Wita sore.
Sehingga mereka bisa punya waktu untuk menyiapkan atau membakar ikan tersebut.
Lengkap dengan bumbu dan sambal colek untuk sajian ikan bakarnya.
Bagi warga yang ingin langsung buka puasa bersama di Pantai Cemara, Warung Akila juga siap melayani. Baik untuk buka bersama keluarga, rekan kerja, atau komunitas.
Warung Akila sudah menyiapkan tempat dan pilihan beragam menu seafood segar.
“Selain ikan bakar, ada juga cumi bakar, udang, kerang, pelecing kangkung, pelecing terong. Cumi atau udangnya bisa dipilih dibakar, asam manis, saos tiram atau dibuat jadi sup,” papar Nurul.
Minuman kelapa segar utuh atau es kelapa muda juga bakal menyempurnakan hidangan berbuka di Pantai Cemara.
Tak heran, Pantai ini menjadi salah satu spot kuliner favorit warga Gumi Patut Patuh Patju maupun para wisatawan.
Pantai Cemara juga cocok jadi pilihan tempat ngabuburit atau tempat berbuka puasa bersama. (HAMDANI WATHONI/r3)
Editor : Kimda Farida