Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pesona Pohon Purba di Pesisir Lombok Timur, Wisata Alam Langka nan Eksotis Sekaligus Lokasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Selong

Supardi/Bapak Qila • Rabu, 1 April 2026 | 08:00 WIB
WISATA POHON PURBA: Pengunjung wisata pohon Purba Kayu Lian di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, saat mengabadikan momen di salah satu spot foto yang dibuat.
WISATA POHON PURBA: Pengunjung wisata pohon Purba Kayu Lian di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, saat mengabadikan momen di salah satu spot foto yang dibuat.

 

Di pesisir Lombok Timur, deretan pohon raksasa berusia ratusan tahun berdiri kokoh, menghadirkan suasana sejuk tak biasa di tepi laut. Wisata Pohon Purba Lian pun menjadi magnet baru, menawarkan pengalaman alam langka yang sulit ditemukan di tempat lain.

SUPARDI, Lombok Timur

Namanya wisata Pohon Purba Lian. Destinasi ini menawarkan pesona alam yang langka dan berbeda dari wisata alam pada umumnya. Kawasan ini dipenuhi puluhan pohon yang diperkirakan sudah berusia ratusan tahun dan masih lestari hingga kini.

Tidak hanya menyuguhkan pemandangan unik, suasana di lokasi ini juga sejuk layaknya pegunungan. Padahal, lokasinya berada di pinggir laut.

Baca Juga: Pemkab Lombok Timur Antisipasi Kemarau Panjang

Deretan pohon besar yang menjulang tinggi menjadi daya tarik utama. Pengunjung bisa menghabiskan waktu di sela akar pohon yang eksotis. Banyak yang memanfaatkannya untuk berfoto atau sekadar menikmati udara sejuk yang jarang ditemukan di kawasan pantai.

Salah satu pengelola yang juga warga binaan Lapas kelas IIB Selong Susanto menyampaikan, destinasi wisata pohon purba kayu Lian berada di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas kelas II Selong. Kawasan ini dikembangkan untuk melestarikan alam sekaligus pemberdayaan warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.

"Pohon ini akan tetap dijaga keberadaannya, selain menjadi pohon langka, juga menjadikan kawasan SAE tetap asri, sehingga pengunjung bisa merasakan pengalaman yang berbeda dari Tempat-tempat yang lain, “beber Susanto.

Destinasi wisata pohon raksasa yang berjumlah sekitar 30 batang ini hampir tidak pernah sepi pengunjung. Wisatawan datang dari lokal maupun mancanegara, terutama saat libur sekolah dan libur Idul Fitri.

Baca Juga: Guru PPPK Paro Waktu di Lombok Timur Diusulkan Naik Status

Selain pemandangannya, tiket masuk ke lokasi ini juga murah. Pengunjung cukup membayar Rp 5.000 per orang untuk menikmati suasana di tengah puluhan pohon raksasa.

Pengunjung juga akan didampingi pengelola yang merupakan warga binaan dari Lapas Selong. Mereka berperan sebagai pemandu, pengelola kawasan, hingga penyedia jasa foto.

"Kita akan dampingi mereka untuk keliling kawasan wisata. Kami buatkan banyak sport foto dengan latar pohon Purba yang indah, sehingga pengujung bisa leluasa mengabadikan momen mereka, tempatnya sudah kita tata biar rapi dan teratur, " Ujarnya.

Konon, pohon ini tidak bisa tumbuh di tempat lain. Jumlahnya pun tidak bertambah. Meski banyak benih di sekitar pohon, namun tidak bisa tumbuh besar.

Selain menikmati pohon kayu lian, pengunjung juga bisa menikmati Pantai Pidana yang berada di kawasan yang sama. Pantai ini menjadi bagian dari SAE warga binaan Lapas Selong, terutama bagi mereka yang mendekati masa bebas.

"Setalah dari wisata pohon Purba, pengujung bisa ke pantai untuk menikmati keindahan pantai dengan latar kapal-kapal yang sedang parkir yang akan menyeberang ke Sumbawa," tutupnya.

Seorang wisatawan Dewi mengaku baru pertama kali berkunjung ke lokasi tersebut. Ia sudah lama penasaran setelah melihatnya di media sosial. Ia mengaku kagum dengan keunikan pohon yang ada di lokasi itu.

"Kalau berwisata ke Lotim sering sih, tapi biasanya ke pantai atau air terjun dan Sembalun, tapi kalau ke sini (kayu purba) tumben. Tempatnya bagus, ada spot foto yang bagus," tutupnya.

Editor : Akbar Sirinawa
#wisata alam #wisata #Lombok Timur #destinasi