Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tangis Haru Warnai Pelepasan Kloter 12 di Masjid Agung Praya, Jamaah Haji Diingatkan Jaga Stamina dan Patuhi Pembimbing selama di Tanah Suci

Dewi • Kamis, 7 Mei 2026 | 11:56 WIB
Tampak seorang jamaah haji khusyuk berdoa saat pelepasan jamaah haji kloter 12 di Masjid Agung Praya, Lombok Tengah, Rabu (6/5). (Dewi/Lombok Post)
Tampak seorang jamaah haji khusyuk berdoa saat pelepasan jamaah haji kloter 12 di Masjid Agung Praya, Lombok Tengah, Rabu (6/5). (Dewi/Lombok Post)

Ratusan jamaah haji Kloter 12 resmi dilepas dari Masjid Agung Praya dalam suasana penuh haru setelah menunaikan solat Subuh berjamaah. ​

Wakil Bupati Nursiah berpesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga kesehatan dan mematuhi arahan pembimbing selama beribadah di Tanah Suci.

----

Langit di atas Kota Praya masih tampak pekat ketika cahaya lampu Masjid Agung Praya berpendar terang, Rabu (6/5) dini hari.

Di saat sebagian besar warga masih terlelap, suasana di pusat kota Lombok Tengah itu justru mulai ramai oleh deru mesin bus dan isak tangis yang tertahan.

Sebanyak 277 calon jamaah haji (CJH) yang tergabung dalam Kloter 12 NTB bersiap memulai perjalanan panjang menuju Tanah Suci.

Momentum sakral itu diawali dengan merapatkan barisan. Ratusan jamaah yang mengenakan seragam batik haji nasional tampak khusyuk melaksanakan salat Subuh berjamaah.

Suara imam yang menggema di setiap sudut masjid seolah menambah getaran di dada para tamu Allah tersebut. Bagi mereka, ini menjadi sujud terakhir di tanah kelahiran sebelum nantinya bersujud di depan Kakbah.

Baca Juga: Jelang MTQ, Dishub Lombok Tengah Kebut Perbaikan PJU Kota Praya

Begitu salam diucapkan, suasana berubah semakin emosional. Di luar selasar masjid, ribuan keluarga pengantar sudah menyemut.

Mereka rela menembus dinginnya embun pagi demi melihat wajah orang-orang tercinta untuk terakhir kalinya sebelum berangkat.

Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah yang hadir melepas langsung jamaah tampak larut dalam suasana haru.

Dalam arahannya, Nursiah mengingatkan jamaah agar menjaga fisik. Cuaca di Arab Saudi yang berbeda jauh dengan Lombok menuntut stamina yang prima.

“Jagalah kesehatan, konsumsi makanan bergizi. Bapak dan Ibu adalah duta daerah, maka patuhi semua aturan yang ditetapkan pemerintah,” pesannya.

Baca Juga: Donasi LCR Tembus Rp 1,1 Miliar, Fokus Poles Kualitas 6.000 Guru di Lombok Tengah

Ia juga meminta para jamaah untuk manut atau patuh kepada pembimbing haji. Kerja sama yang baik antara jamaah dan petugas menjadi kunci agar ibadah di tengah jutaan manusia dari seluruh dunia dapat berjalan tertib dan aman.

Puncak keharuan pecah saat satu per satu jamaah mulai menaiki bus. Isak tangis yang sedari tadi ditahan akhirnya tumpah.

Pelukan erat antara anak dan orang tua, serta lambaian tangan yang tak kunjung putus menjadi pemandangan yang menyayat hati sekaligus membahagiakan.

Ada doa yang dirapal tanpa putus agar mereka kembali dengan selamat dan menyandang predikat haji mabrur.

Baca Juga: CCTV Disiapkan Awasi Parkir, Cegah Kebocoran Retribusi di Lombok Tengah

Rombongan bus Kloter 12 yang juga berisi jamaah dari Lombok Timur dan Kota Mataram itu kemudian perlahan membelah kesunyian pagi menuju Asrama Haji di Kota Mataram.

Langkah awal dari sebuah perjalanan spiritual yang telah dinanti selama bertahun-tahun. 

Editor : Kimda Farida
#tanah suci #Lombok Tengah #wakil bupati #Kesehatan #Jamaah Haji