Herjun Atna Firdaus siap berlaga di kelas SS600 ARRC 2026 Seri 4 di Sirkuit Mandalika pada 7—9 Agustus mendatang. Pembalap Astra Honda Racing Team ini menargetkan naik podium usai meraih hasil positif sebagai pemanasan di Mandalika Racing Series.
----
PANAS terik menyengat Sirkuit Internasional Mandalika. Namun, antusiasme pencinta balap tidak surut. Area pitwalk Mandalika Racing Series (MRS) 2026 Round 3 pada pertengahan Juli lalu dipadati penonton. Mereka berebut kesempatan berfoto, meminta tanda tangan, dan melihat lebih dekat motor para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT).
Suasana berbeda terasa di paddock Honda. Garasi tampak lebih lengang di tengah hiruk-pikuk sirkuit. Di sana, Herjun Atna Firdaus menyambut para penggemar yang datang.
Pembalap asal Pati, Jawa Tengah, itu tampil santai mengenakan pakaian tim berkerah merah dan celana hitam. Senyum ramah mengembang saat melayani penggemar yang mengajaknya berfoto.
Di balik ketenangannya, Herjun sedang mempersiapkan diri menghadapi Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 Seri 4. Balapan kelas SuperSports 600 cc (SS600) itu berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada 7—9 Agustus.
Pembalap kelahiran 1 Mei 2004 itu mengendarai motor bernomor 46. Dia membawa harapan untuk kembali naik podium di hadapan pendukung Indonesia.
Perjalanan Herjun di dunia balap dimulai dengan meraih gelar Juara Nasional Motoprix Kelas Novice MP3/MP4 pada 2018. Capaian itu membawanya tampil di Thailand Talent Cup (TTC) dan Asia Talent Cup (ATC) pada 2019.
Kariernya berlanjut di kelas Asia Production 250 cc (AP250) ARRC. Herjun menempati peringkat ketiga klasemen akhir pada 2022. Setahun kemudian, dia menjadi runner-up sebelum meraih juara umum AP250 ARRC musim 2024.
Herjun naik ke kelas SS600 pada musim 2026. Tantangan baru itu dijawab dengan podium ketiga Race 1 pada seri pembuka di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Kini, Herjun kembali menghadapi Sirkuit Mandalika. Lintasan sepanjang 4,31 kilometer dengan 17 tikungan itu memiliki tempat khusus dalam perjalanan kariernya.
Baca Juga: Arai Agaska Pecah Telur, Sabet Podium Tertinggi Race 2 MRS 2026
Herjun mengikuti MRS Round 3 sebagai pemanasan menjelang ARRC. Dia mengamankan posisi kedua kelas SS600.
“Balapan di kandang sendiri selalu memberikan energi yang berbeda,” kata Herjun kepada koran ini.
“Persiapan balapan nanti ya performa motor, fisik, dan mental saya pasti, maksimalkan saja nanti race-nya,” tegas pembalap berusia 22 tahun itu.
Herjun dikenal cukup agresif saat berduel di lintasan. Menurutnya, gaya bertarung seperti itu diperlukan dalam persaingan. Namun, dia tetap mewaspadai risiko kecelakaan.
Baca Juga: Ini Deretan Pembalap Wildcard dan Pengganti Siap Unjuk Gigi di ARRC 2026 Mandalika
“Tentunya saya juga berharap kejadian (kecelakaan) seperti di MRS tidak terjadi, bersentuhan dengan motor pembalap lain,” katanya.
Hasil pada MRS menjadi modal bagi Herjun menghadapi ARRC. Dia menargetkan kembali naik podium di kelas SS600.
Selain menjaga kesiapan fisik, Herjun bersama AHRT terus mengumpulkan dan menganalisis data teknis. Data diperoleh dari sesi latihan dan balapan.
“Dengan balapan di MRS ini saya rasa cukup untuk latihan sebelum ARRC, data juga sudah cukup dari Race 1, Superpole, dan Race 2 MRS,” ungkapnya.
Meski berlaga di kandang, Herjun tidak ingin lengah. Dia menyadari persaingan tingkat Asia sangat ketat.
“Thailand, Malaysia cukup bagus, termasuk Indonesia sendiri saya rasa semua berat persaingannya dan saya tidak boleh lengah,” pungkas pembalap jebolan Astra Honda Racing School itu.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan Berita Lombok Post