Local Hero Tampil di ARRC SS600 Round 4 di Mandalika, Modal Juara MRS, Arai Agaska Siap Ladeni Herjun Firdaus dan Felix PM

Lestari Dewi • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:58 WIB
Pembalap NTB Arai Agaska Dibani Laksana (kiri) berfoto bersama pembalap Jawa Barat Felix Putra Mulya (kanan) saat sesi pitwalk Mandalika Racing Series 2026 putaran ketiga di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah.
Pembalap NTB Arai Agaska Dibani Laksana (kiri) berfoto bersama pembalap Jawa Barat Felix Putra Mulya (kanan) saat sesi pitwalk Mandalika Racing Series 2026 putaran ketiga di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah.

 

 

Pembalap muda Arai Agaska Dibani Laksana siap kembali memacu motornya di Sirkuit Internasional Mandalika. Kemenangan di MRS 2026, pengalaman berlaga di tingkat dunia, serta evaluasi dari insiden sebelumnya menjadi bekalnya tampil sebagai wildcard kelas SS600 ARRC Round 4.

----

MANDALIKA kembali memanggil Arai Agaska Dibani Laksana. Di lintasan yang baru saja memberinya podium pertama, pembalap muda asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar.

Arai akan tampil sebagai wildcard rider kelas SuperSports 600cc (SS600) pada Asia Road Racing Championship (ARRC) Round 4 di Sirkuit Internasional Mandalika.

Penampilan kali ini menjadi tantangan baru bagi Arai, mengingat balapan di Sirkuit Mandalika mendatangkan momen penting berupa debut perdananya bersaing di kategori SS600 kancah internasional.

Baca Juga: Intip Persiapan Sengit Pembalap Menjelang ARRC 2026 di Mandalika, Herjun Atna Firdaus dan Ambisi Honda Menuju Takhta SS600

Sebelum naik kelas ke ajang 600 cc, nama Arai Agaska sudah tidak asing lagi di grid ARRC. Pepadu Sasak ini sebelumnya pernah mencicipi persaingan ketat di kelas Asia Production 250 (AP250) serta Underbone 150 (UB150).

Tidak itu saja, pembalap Yamaha Racing Indonesia itu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai kelas SS600 Mandalika Racing Series (MRS) 2026 Round 3.

Kemenangan di kandang sendiri menjadi modal penting bagi Arai sebelum menghadapi persaingan tingkat Asia. Namun, ia tidak hanya membawa bekal dari kejuaraan nasional. Pengalaman berlaga di panggung internasional juga telah membentuk kemampuan dan mental balapnya.

Arai pernah tampil pada FIM R3 bLU cRU World Cup. Ia menjalani debut di Sirkuit Portimao, Portugal, sebelum meraih podium kedua di Sirkuit Misano, Italia. 

Kini, Arai kembali ke Mandalika dengan motor berkapasitas 600cc. Di ARRC Round 4, ia akan menghadapi sejumlah pembalap papan atas Indonesia, termasuk Herjun Atna Firdaus dan Felix Putra Mulya.

Baca Juga: Intip Persiapan Sengit Pembalap Menjelang ARRC 2026 di Mandalika, Debut Rookie Felix Putra Mulya di Kelas para Raja

Persaingan itu tidak membuat Arai gentar. Ia justru menyambut kesempatan untuk kembali beradu kecepatan dengan para pembalap nasional di lintasan.

“Perasaan Arai senang bisa bertemu mereka di lintasan,” ungkap Arai saat dikonfirmasi LombokPost.

Berhadapan dengan Herjun bukan pengalaman baru bagi Arai. Keduanya sudah pernah bertarung dalam satu lintasan. Sementara dengan Felix, pertemuan mereka baru berlangsung di kelas sportbike.

“Kalau sama Herjun sudah pernah bertarung, kalau sama Felix baru sebatas di kelas sportbike saja,” tambahnya.

Baca Juga: Arai Agaska Pecah Telur, Sabet Podium Tertinggi Race 2 MRS 2026

Arai memahami persaingan di kelas SS600 tidak akan mudah. Karena itu, ia terus mematangkan persiapan fisik dan latihan motor menjelang ARRC Round 4, untuk menjaga kekuatan mental saat menghadapi tekanan di lintasan.

“Persiapannya latihan fisik agar mental tetap kuat, dan tentu saja latihan motor, itu saja,” tuturnya.

Meski baru meraih kemenangan di MRS, pelajar SMAN 6 Mataram itu masih memiliki catatan evaluasi dari balapan sebelumnya, terutama setelah mengalami insiden saat berlomba.

Insiden itu membuat Arai menyadari pentingnya ketenangan dan kontrol emosi. Ia tidak ingin kesalahan serupa kembali terjadi ketika menghadapi persaingan yang lebih ketat pada ARRC Round 4.

Karena itu, Arai tidak hanya mengandalkan kecepatan. Ia juga ingin lebih tenang dalam mengambil keputusan selama balapan. 

Arai mengaku semakin memahami titik pengereman di Sirkuit Mandalika. Penguasaan lintasan itu menjadi salah satu modalnya untuk menjaga ritme dan menghindari insiden ketika bersaing dengan para pembalap Asia.

Baca Juga: ARRC 2026 Siap Guncang Mandalika Awal Agustus

“Soal braking point sudah cukup hafal, lihat saja nanti saat balapan. Saya ingin tampil lebih tenang dan kontrol emosi supaya tidak terjadi insiden lagi. Semoga bisa naik podium,” tegas warga Kota Mataram itu. 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
SS600CC Arai Agaska Dibani Laksana asia road racing championship debut perdana Sirkuit Internasional Mandalika